UNAIR NEWS – Kesehatan mental wajib terjaga selama periode kehamilan. Depresi dan kecemasan menjadi ancaman membahayakan sebagai faktor risiko utama kematian ibu hamil. Hal tersebut terjadi karena perubahan ekstrim secara fisik, psikis, emosional, dan sosial.
Dalam rangka mencegah hal tersebut, Fakultas Kesehatan Masyarakat () 51动漫 (UNAIR) menggelar pengabdian kepada masyarakat dengan fokus literasi kesehatan untuk mendukung kesehatan mental ibu berbasis masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan berlangsung pada Rabu (24/7/2024) di Kampus Mojo dan Kamis (25/7/2024) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi.
Kesehatan Mental Belum Tertangani Maksimal
Ketua Pelaksana, Yuly Sulistyorini menjelaskan masalah kesehatan mental pada ibu hamil belum ditangani secara maksimal di Kabupaten Banyuwangi. Berdasarkan data dari penelitian menunjukkan 58,06 persen ibu hamil dan ibu nifas di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi berisiko mengalami depresi perinatal.
淥leh karena itu tenaga kesehatan khususnya bidan, diharapkan dapat melakukan skrining kesehatan jiwa secara optimal, jelasnya.
Upaya peningkatan kompetensi bidan dalam menggunakan alat skrining kesehatan jiwa sangat diperlukan mengingat tidak semua Puskesmas memiliki psikolog. Dalam rangka mendukung hal tersebut, Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan/training dan roleplay yang dilaksanakan secara offline.

Literasi Kesehatan Lewat Capacity Building
Yuly mengatakan program capacity building tersebut menggandeng kader dan tenaga kesehatan Dinkes Banyuwangi. Kegiatan itu juga meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga dan kader kesehatan mengenai pelaksanaan skrining kesehatan mental. Sekaligus merupakan langkah mengurangi angka kematian ibu dari kurang optimalnya skrining risiko kesehatan mental pada ibu hamil. Kondisi mental yang buruk dapat berujung pada kemungkinan bunuh diri dan kematian ibu.
淜ejadian itu terutama pada fase postpartum blues yang sering terjadi akibat perubahan ekstrim yang dialami wanita baik secara fisik, psikis, emosional, dan sosial, katanya.
Faktor utama penyebab postpartum blues adalah kurangnya dukungan dari keluarga. Masalah kesehatan mental yang paling umum terjadi pada ibu hamil adalah depresi antenatal dan pasca persalinan, obsesif-kompulsif, stres pasca trauma, dan psikosis pasca persalinan.
Melalui kegiatan tersebut, FKM UNAIR berharap dapat meningkatkan kapasitas hingga kompetensi tenaga dan kader kesehatan di Banyuwangi. Maka mereka lebih siap dan mampu melakukan skrining kesehatan jiwa pada ibu hamil. Dengan demikian kualitas hidup ibu dan anak Kabupaten Banyuwangi dapat meningkat secara signifikan.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Khefti Al Mawalia





