51动漫

51动漫 Official Website

Forum Rektor Indonesia 2022 Hasilkan Beberapa Usulan untuk Pemerintah

Rektor UNAIR Prof Nasih saat menerima mandat secara simbolis sebagai Ketua FRI Periode 2022-2023. (Foto: Andi Pramono)

UNAIR NEWS – Pada hari ini Minggu (30/10/2022) merupakan puncak sekaligus penutup acara Forum Rektor Indonesia 2022. Forum tersebut menghasilkan beberapa usulan kepada pemerintah yang mencakup bidang politik, hukum, dan pendidikan.

Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak ketika dijumpai pers menerangkan tiga bidang tersebut. Dalam bidang politik Prof Nasih mengingatkan menjelang Pemilu 2024 nanti untuk selalu mengedepankan kejujuran, keteladanan, moral, dan keadaban.

Selain itu, para rektor juga berkomitmen dan siap berkontribusi nyata untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas di Indonesia. Mereka sepakat untuk menjadikan tahun 2024 sebagai bagian proses dalam  mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan bermartabat.

淒emokrasi yang bermartabat, berbiaya murah, dan tentu tanpa kecurangan dan tanpa politik uang. Apapun nanti yang kan jadi peran perguruan tinggi tentu kita akan siap untuk itu,” ucapnya.

Prof Nasih melanjutkan kepada bidang hukum bahwa perlunya membangun citra hukum yang baik dan rasa keadilan di tengah masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui kerjasama dan komitmen aparatur penegak hukum khususnya, serta semua masyarakat.

淎rtinya penegakan hukum ini tidak hanya berulang pada para penegak hukum, tapi masyarakat juga. Yang khususnya punya perkara, mereka yang punya persoalan. Untuk ikut serta dan atau mengikuti mekanisme hukum yang berlaku tanpa harus menggoda dan melakukan ini itu kepada para penegak hukum, ucapnya.

Ia melanjutkan bahwa menegakkan rasa keadilan di tengah masyarakat perlu dilakukan khususnya oleh para penegak hukum. Para rektor melihat telah terjadi kemunduran dalam beberapa tahun terakhir yang ditandai dari banyak kejadian di tengah masyarakat.

淥leh karena itu, komitmen seluruh komponen bangsa untuk bergotong royong, memastikan bahwa nilai-nilai pancasila menjadi pemandu dalam proses pembentukan hukum maupun proses penegakan hukum yang berbasis pada penegakan hukum, substantif dan keadilan. Ini menjadi bagian dari proses yang kita perjuangkan bersama-sama, katanya.

Selanjutnya Prof Nasih menjelaskan bidang pendidikan, yaitu berkaitan Undang-Undang atau Rancangan Undang-Undang  Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Para rektor mendorong kepada pihak berwenang di bidang itu untuk melakukan kajian serta telaah ulang.

Harapannya, rancangan yang ditentukan telah komprehensif dan melalui pembahasan yang melibatkan seluruh komponen bangsa. Pengkajian RUU Sisdiknas ini perlu terus dilakukan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Indonesia Emas ditandai oleh adanya generasi-generasi emas. Dan itu pasti pembentuknya adalah pendidikan sebagai komponen terbesar. Oleh karena itu, komponen pendidikan nasional perlu dirancang secara komprehensif dan melibatkan banyak pihak, tutupnya.

Penulis: Muhammad Mu檃fa Rahman

Editor: Feri Fenoria

AKSES CEPAT