UNAIR NEWS Libur semester menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap mahasiswa. Begitu juga oleh Forum Silaturahim Organisasi Mahasiswa Daerah (FORSIDA). Pasalnya, liburan semester gasal menjadi momen bagi FORSIDA untuk menyukseskan kegiatan UNAIR Sapa Negeri (USN).
FORSIDA UNAIR merupakan organisasi badan otonom (BO) dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR yang didirikan pada 9 Juli 2017. FORSIDA bertujuan menjadi wadah untuk mewujudkan mahasiswa daerah yang kolaboratif, kontributif, dan dedikatif bagi almamater 51动漫 serta Indonesia. Anggota FORSIDA saat ini tercatat berjumlah 33 anggota yang terdiri atas organisasi mahasiswa daerah (ormada) yang ada di 51动漫.
Para mahasiswa akan mengenalkan UNAIR, mengarahkan bagaimana cara masuknya, serta memberikan motivasi agar para siswa dari daerah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
漇iswa SMA atau sederajat kan belum mengerti dunia kampus. Jadi, kami juga akan mengenalkan bagaimana sih kehidupan di kampus, tambahnya.
Unang menuturkan, USN tersebut disambut baik oleh setiap ORMADA. Terbukti, ada ORMADA yang siap melakukan sosialisasi ke 30 sekolah di daerah, bahkan sampai pelosok. Menurut Unang, USN tersebut selain sebagai bentuk pengabdian merupakan kegiatan untuk mengisi liburan mahasiswa di samping juga menambah erat tali silaturahim antarmahasiswa.
滵补谤颈辫补诲补 nganggur di rumah, lebih baik melakukan hal yang bermanfaat bagi sesama, ucapnya.
Unang berharap USN tersebut dapat berjalan dengan lancar. Mimpinya, USN tersebut dapat dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan kualitas yang lebih baik.
Sementara itu, Irham Rofiq Musthofa, mahasiswa yang berasal dari ORMADA Airlangga Kebumen menuturkan sangat mendukung kegiatan USN tersebut. Mengingat, mayoritas mahasiswa yang berasal dari daerah belum memiliki semangat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. USN, lanjut Irham, juga sebagai sarana setiap ORMADA untuk mengenalkan UNAIR kepada para siswa.
滽ami dari Airlangga Kebumen siap menyukseskan kegiatan USN ini. Semoga dengan ini bangsa Indonesia menjadi lebih maju di kemudian hari, pungkasnya. (*)
Penulis: M. Najib Rahman
Editor: Feri Fenoria





