51动漫

51动漫 Official Website

Founder Wakaf Tani Ajak Muslim Profesional pada Bisnis dan Sosial

Ilustrasi oleh Tim Wakaf Tani

UNAIR NEWS Wakaf tani merupakan proyek wakaf di bidang pertanian yang hadir sebagai solusi atas permasalahan pertanian di Indonesia. Mengenai itu Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 51动漫 (UNAIR) Prof Dr Raditya Sukmana SE MA, selaku Co Founder Wakaf Tani memberikan penjelasan.

Prof Dr Raditya memberikan penjelasan dalam kegiatan seminar Expert Talk Wakaf Tani. Dalam paparannya, ia mengangkat tema 淢enjadi Muslim Profesional Berdampak Pada Bisnis dan Sosial. Kegiatan tersebut terselenggara oleh Wakaf Tani pada Sabtu (24/6/2023) melalui zoom meeting.

淪aat ini perlu adanya produktivitas yang fokus terhadap bidang ketahanan pangan serta dukungan wakaf. Hal itu bertujuan untuk berkontribusi terhadap nutrisi yang akan masyarakat Indonesia terima, ungkapnya.

Peranan Wakaf Tani

Dalam penyampaiannya, ia mengatakan bahwa wakaf tanah dapat menjadi solusi bagi berkurangnya lahan hijau. Baginya, wakaf tanah masih jarang masyarakat ketahui. Padahal, lanjutnya, hal tersebut memiliki jenis yang sangat luas namun optimalisasinya masih sangat terbatas.

淭anah-tanah wakaf yang menganggur apabila di optimalisasi menjadi sesuatu yang produktif, terutama adalah dasar bagi setiap kita, yakni pertanian maupun peternakan, jelas Guru Besar Ekonomi Islam FEB UNAIR tersebut.

Menurutnya, saat ini masih banyak tanah wakaf yang masih menganggur. Padahal, tanah yang masyarakat miliki seharusnya bisa produktif agar dapat bermanfaat bagi semua. Di Indonesia sendiri, terdapat tanah wakaf luas yang sebagiannya belum termanfaatkan.

Tak hanya itu, baginya, tanah tersebut dapat diproduktifkan, salah satunya dengan peran seorang muslim dan berkolaborasi dengan petani melalui kesepakatan. Model seperti ini dapat dilakukan jika tanah wakaf berada jauh dari kantor pengelola wakaf sehingga sulit untuk melakukan monitoring.

“Dalam hal ini, pemerintah juga turut andil dalam pelaksanaan,漰ungkasnya

Penulis: Langgeng Widodo

Editor: Nuri Hermawan

Baca Juga: UNAIR, UGM, IPB Peringkat 3 Nasional Versi THE Asia

AKSES CEPAT