51动漫

51动漫 Official Website

FPK UNAIR Canangkan Produksi 40 Ton Lele di Bojonegoro

Pihak FPK menandatangani MoA dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bojonegoro. (Foto: Istimewa)
Pihak FPK menandatangani MoA dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bojonegoro. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 51动漫 (UNAIR) terus melebarkan sayapnya dengan berkolaborasi ke berbagai pihak. Termasuk salah satunya, melakukan Memorandum of Agreement (MoA) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro.

Dikutip dari , dokumen ditandatangani oleh Kepala Dinas Drh Catur Rahayu K MSi dan Dekan FPK UNAIR Prof Moch Amin Alamsjah Ir MSi PhD di Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (30/8/2023). “Sebenarnya hubungan dengan Dinas Bojonegoro ini telah terjalin sejak lama sekitar 2008/2009. Melalui pengabdian masyarakat dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN),” ujar Wakil Dekan II FPK Dr. Laksmi Sulmartiwi, S.Pi, MP pada UNAIR NEWS (6/9/2023).

Selepas penandatanganan kerja sama, berlanjut dengan tinjauan lapangan bersama perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Tlogorejo Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro. Berkaitan dengan potensi wilayah tersebut, Laksmi menjelaskan Bojonegoro itu sangat luas dan beberapa teraliri oleh Sungai Bengawan Solo sehingga terdapat beberapa bagian daerah yang memiliki potensi perikanan. 

“Salah satu kolaborasi konkretnya ialah dalam hal pendampingan membuat kampung perikanan edukasi budidaya ikan lele dari hulu ke hilir. Mulai pembenihan, pembesaran hingga menghasilkan olahan produk perikanan. Seperti kerupuk, dan lainnya, terlebih Desa Tlogorejo ini memiliki nilai produksi lele 40 ton per bulan,” imbuh Laksmi.

Program Kampung Perikanan Budidaya 

Lebih lanjut, Kampung Perikanan Budidaya sebagai suatu kawasan yang berbasis komoditas unggulan untuk menyinergikan berbagai potensi perikanan. Demi mendorong usaha pembudidaya ikan yang berdaya saing dan berkelanjutan di Bojonegoro.

Laksmi menambahkan, kehadiran Tim FPK UNAIR ini diharapkan dapat menjembatani antara industri dengan stakeholder agar tetap berwawasan lingkungan.

Penulis: Viradyah Lulut Santosa

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT