51动漫

51动漫 Official Website

FTMM UNAIR Gelar Seminar Bahas Revolusi AI dalam Pendidikan

Frederic Pascal, pakar AI dari University Paris-Saclay saat menyampaikan materi pada acara seminar di Ruang Bima Suci. (Foto: Istimewa)
Frederic Pascal, pakar AI dari University Paris-Saclay saat menyampaikan materi pada acara seminar di Ruang Bima Suci. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – 51动漫 (UNAIR) bekerja sama dengan Institut Francais Indonesia (IFI) menyelenggarakan seminar bertajuk The AI Revolution: Technological Frontier and Redefining Learning in Higher Education. Kegiatan itu menghadirkan Frederic Pascal, pakar AI dari University Paris-Saclay. Acara itu berlangsung pada Kamis (30/4/2026) di Ruang Bima Suci, Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C UNAIR.

Pada sambutannya, Prof Dr Ir Retna Apsari MSi IPM ASEAN Eng selaku Dekan FTMM menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama IFI untuk berbagi informasi mengenai perkembangan artificial intelligence (AI). Selain itu, ia juga menekankan bahwa FTMM memiliki komitmen dalam pengembangan wawasan, khususnya inovasi dan teknologi. 

淜ami percaya bahwa persiapan diri untuk beradaptasi dengan inovasi dan teknologi adalah keharusan. Melalui diskusi ini, kami berharap para peserta mendapatkan banyak pengetahuan baru dan tentunya memperkuat kolaborasi antara FTMM dan IFI untuk kedepannya, ujarnya. 

Dalam pemaparannya, Frederic Pascal menjelaskan mengenai pengertian dan tujuan pembuatan AI. 淎I merupakan disiplin ilmu pengetahuan yang terdiri dari matematika, teknik, dan ilmu komputer untuk membangun sistem cerdas. AI dirancang untuk meniru fungsi kognitif manusia melalui proses menerima informasi, menalar secara logis, serta mengambil tindakan, jelasnya. 

Frederic mengungkapkan Perancis menempati peringkat ke-5 dunia dalam jajaran negara dengan perkembangan AI terbaik.  淜eberhasilan ini tidak lepas dari komitmen pemerintah Perancis dalam memberikan investasi untuk mendorong riset dan inovasi di bidang AI. Dampaknya terlihat pada pertumbuhan bisnis yang ditandai dengan 28 perusahaan unicorn dan 1.100 startup AI, ucapnya. 

AI terdiri dari beberapa tingkatan, di antaranya Narrow AI untuk melakukan tugas spesifik tertentu, General AI (AGI) untuk menyelesaikan permasalahan yang lebih luas, serta Superhuman AI (ASI) melampaui kemampuan manusia dalam hal perencanaan dan kreativitas. 

Sesi foto bersama acara The AI Revolution: Technological Frontier and Redefining Learning in Higher Education pada Kamis (30/4/2026). (Foto: Humas FTMM UNAIR)

Teknologi AI telah diterapkan pada berbagai aspek di antaranya sistem rekomendasi film Netflix, kendaraan pintar, serta penargetan iklan di media sosial. Pada dunia bisnis, AI digunakan untuk analisis data terstruktur dan pemanfaatan computer vision untuk deteksi objek dan analisis video secara real-time.

Meskipun AI memiliki berbagai manfaat dalam mempermudah aktivitas, Frederic menyebutkan bahwa evolusi AI yang cepat mengubah berbagai aspek kehidupan, khususnya pekerjaan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menghadapi tantangan etika secara optimal. 

淧erkembangan AI harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab moral. Kita harus memastikan adanya transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap kebebasan individu. Tanpa aspek ini, teknologi ini hanya akan menjadi ancaman, bukan solusi bagi kita, pungkasnya.

Penulis : Maulya Afifah Zahra 

Editor : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT