51动漫

51动漫 Official Website

Gagas Fixer, Mahasiswa UNAIR Raih Juara III Lomba Business Plan Nasional

Penyerahan Piala Juara 3 Lomba Bussiness Plan Nasional kepada Tim 淕as Wes UNAIR (Foto: Istimewa)
Penyerahan Piala Juara 3 Lomba Bussiness Plan Nasional kepada Tim 淕as Wes UNAIR (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) tidak henti-hentinya mencetak prestasi membanggakan bagi almamater tercinta. Kali ini giliran Tim “Gas Wes” yang terdiri dari dua mahasiswa , yaitu Ridhwan Fadly Saputra dan Memoreza Sabana.Keduanya menggagas Fixer, sebuah aplikasi layanan perbaikan elektronik yang untuk memperpanjang umur barang elektronik yang rusak.

Tim 淕as Wes berhasil meraih juara ketiga dalam Lomba Business Plan 淔ebipreneur yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada Kamis (7/11/2024). Mengusung tema 淪ustainable Innovation To Realize The Future of Entrepreneur, ajang itu menantang para peserta untuk menciptakan ide bisnis inovatif dan berkelanjutan. 

Ridhwan, sebagai perwakilan tim, menjelaskan motivasi mereka mengikuti lomba tersebut. 淜ami tertarik pada dunia bisnis digital dan melihat peluang besar di bidang tersebut. Latar belakang kami sebagai mahasiswa Sistem Informasi juga memberikan kami bekal untuk merancang solusi berbasis teknologi, ujar Ridhwan.

Dokumentasi bersama pemenang lomba Lomba Bussiness Plan Nasional yang terselenggara di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Foto: Istimewa)
Dokumentasi bersama pemenang lomba Lomba Bussiness Plan Nasional yang terselenggara di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Menurutnya, keikutsertaan dalam lomba itu menjadi peluang untuk menerapkan ilmu di bidang teknologi informasi dalam bentuk ide bisnis yang bisa berdampak luas. Untuk mengikuti kompetisi tersebut, tim 淕as Wes harus melalui beberapa tahap. Mulai dari seleksi melalui Business Model Canvas (BMC) hingga tahap final berupa pitching di Yogyakarta.

淧rosesnya cukup menantang, terutama karena kami harus menyiapkan pitch deck dan prototype dalam waktu yang singkat. Selain itu, kami juga perlu mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan logistik untuk berangkat ke Yogyakarta, ujar Ridhwan menceritakan perjuangan timnya.

Dalam lomba itu, tim 淕as Wes memperkenalkan sebuah ide inovatif bernama Fixer. Fixer adalah aplikasi yang menawarkan layanan perbaikan elektronik yang bertujuan untuk memperpanjang umur barang elektronik yang rusak. Menurut Ridhwan, ide itu lahir dari kepedulian mereka terhadap peningkatan sampah elektronik atau e-waste, yang berdampak negatif terhadap lingkungan.

淜ami melihat bahwa limbah elektronik terus meningkat seiring kemajuan teknologi. Sampah elektronik mengandung bahan berbahaya yang merusak lingkungan, sehingga perlu solusi yang bertanggung jawab. Dengan Fixer, kami ingin memperpanjang umur barang elektronik dan mengurangi e-waste, jelasnya.

Selain keberhasilan meraih juara ketiga, kompetisi itu juga memberikan pengalaman berharga bagi tim. Mereka berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan mahasiswa dari berbagai universitas yang memiliki ide bisnis unik dan inspiratif. 淏ertemu dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi memberikan perspektif baru dan wawasan yang sangat bermanfaat dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan, tambah Ridhwan.

Dengan prestasi tersebut, tim 淕as Wes berharap dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi. Selain itu, juga untuk mengembangkan ide bisnis yang berdampak positif bagi masyarakat. 淪emoga ide Fixer bisa menjadi awal dari banyak inovasi lain yang bermanfaat, pungkas Ridhwan.

Penulis: Adinda Aulia Pratiwi

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT