n

51动漫

51动漫 Official Website

Gali Obat Alternatif Diabetes, Devyani Lulus Terbaik S2 FK UNAIR

diabates
DEVYANI DW ketika mengikuti wisuda di gedung ACC Kampus C UNAIR, Minggu (3/12) lalu. (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS – Tingginya kasus gangguan kesehatan diabetes millitus (DM) di Indonesia mendorong Devyani Diah Wulansari, untuk berusaha mencari alternatif obatnya. Devyani berusaha dengan memanfaatkan ekstrak biji pepaya (Carica papaya Linn) dalam upayanya menggali obat dari kekayaan tumbuhan di alam kita.

Perempuan kelahiran Pasuruan pada 9 Juli 1988 ini terdorong ingin mencari alternatif pengobatan diabetes millitus dengan menggunakan bahan alami dari tanaman yang banyak dibudidayakan di tanah Indonesia.

Karena itu Devyani memilih memanfaatkan biji buah pepaya yang selama ini banyak dianggap oleh masyarakat sebagai barang tidak berguna. Namun setelah diteliti, ternyata memiliki kandungan obat dan nilai manfaat yang luar biasa. Dari karyanya itu yang kemudian dijadikan tesis S2 pada prodi Ilmu Kedokteran Dasar FK UNAIR, dan meraih predikat sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,81.

diabetes
REKTOR UNAIR Prof. M. Nasih menyampaikan piagam penghargaan kepada Devyani sebagai wisudawan terbaik S2 FK UNAIR. (Foto:Helmy Rafsanjani)

Devyani tertarik mendalami khasiat ekstrak biji pepaya tersebut dan menerapkannya ke dalam penelitian thesisnya dengan judul 淧engaruh Pemberian Ekstrak Biji Pepaya terhadap Kadar Glucose Transporter 4 (GLUT4)di Jaringan Otot Rangka Tikus Hiperglikemia. Guna membuktikan hal tersebut, prosesnya pun tidak sederhana.

淪aat penelitian, proses tersulit adalah saat menginduksi hewan coba menjadi diabetes dalam jangka waktu yang cukup lama, karena hanya menggunakan gula (fruktosa), kata Devyani.

Selama menjalani pendidikan, kesibukan sebagai ibu satu anak ini menjadi semakin padat. Kuliah nyambi kerja dan mengurus keluarga sudah pasti menguras waktu. Tak heran jika akhirnya Devyani harus merelakan sebagian jam tidurnya untuk belajar.

淏agi saya waktu belajar paling efektif ya tengah malam. Selain karena fisik dan pikiran lebih fresh setelah istirahat beberapa jam sebelumnya, juga saya manfaatkan untuk salat malam,漣mbuh penghobi masak ini. (*)

Penulis: Sefya Hayu Istighfaricha

Editor : Bambang Bes.

AKSES CEPAT