UNAIR NEWS (SPs) 51动漫 (UNAIR) menyelenggarakan kuliah umum Strategic Leadership yang bertajuk 淜epemimpinan Bank Indonesia Dalam Mendorong Digitalisasi Sistem Pembayaran Menuju Indonesia Emas 2045. Kuliah umum ini berlangsung di Ruang Majapahit, ASSEC Tower Kampus Dharmawangsa B UNAIR dan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (4/10/2024).
Kegiatan ini mendatangkan Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sebagai pemateri. Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNAIR, Prof Dr Bambang Sektiari Lukiswanto DEA Drh memberikan sambutan. Prof Bambang menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kolaborasi UNAIR bersama Bank Indonesia dalam mendukung dan mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

淏icara soal digitalisasi dalam bidang ekonomi, telah melekat pada kehidupan kita sehari-hari. Melalui kuliah tamu Strategic Leadership hari ini, kita akan belajar bersama. Bagaimana kiprah Bank Indonesia dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, lewat digitalisasi pembayaran, ungkap Prof Bambang.
Menuju Indonesia Emas
Turut hadir pula Direktur SPs UNAIR, Prof Badri Munir Sukoco SE MBA PhD. Prof Badri membuka acara dengan menyatakan bahwa kegiatan kuliah umum Strategic Leadership ini merupakan upaya SPs UNAIR mewujudkan generasi unggul.
淭iap pekan, kami mendatangkan pembicara dari berbagai disiplin ilmu dan perspektif. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memikirkan pada fokus disiplin ilmunya saja. Namun, bisa berpikir unggul dan multidisiplin, jelas Prof Badri.
Lebih lanjut, Prof Badri memaparkan bahwa SPs UNAIR ingin berkontribusi dan berupaya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia menyampaikan bahwa SPs UNAIR memiliki visi menjadi institusi yang berdampak bagi dunia. 淪esuai dengan visi Indonesia Emas 2045, kunci mencapainya adalah dengan mewujudkan manusia unggul, imbuhnya.
Ekonomi Berkelanjutan
Kemudian, Filianingsih Hendarta Deputi Gubernur BI menjelaskan bahwa perlu produktivitas pertumbuhan ekonomi untuk mencapai pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. 淪alah satu upaya yang kami lakukan untuk meningkatkan hal tersebut adalah dengan digitalisasi ekonomi di Indonesia, ujar Filianingsih. Menurutnya, digitalisasi ekonomi merupakan suatu keharusan. Ia meyakini dengan digitalisasi ekonomi, dapat mendorong produktivitas ekonomi.
Guna mewujudkan digitalisasi ekonomi Indonesia, BI telah merancang Blueprint Sistem Pembayaran Digital atau BSPI. Filianingsih memaparkan bahwa BSPI adalah jangkar sistem pembayaran Indonesia. Salah satu rancangan dari Bank Indonesia lewat lima inisiatif sistem pembayaran dalam BSPI 2030. Yaitu Infrastruktur, Industri, Inovasi, Internasional dan Rupiah Digital.
Sebagai contoh dari hasil inisiatif adalah kini masyarakat sudah familiar dengan pembayaran melalui QRIS. 淪aat ini semua pembayaran serba digital melalui QRIS. QRIS adalah salah satu game changer dalam sistem pembayaran kita, katanya.
Terakhir, Filianingsih menyampaikan bahwa seluruh visi dan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas lewat digitalisasi pembayaran hanya dapat terwujud dengan sumber daya manusia yang unggul. 淧endidikan tinggi merupakan investasi dan peran sentral dalam mendorong ketersediaan talenta unggul, pungkasnya.
Penulis: Tsaqifa Farhana W
Editor: Yulia Rohmawati





