51动漫

51动漫 Official Website

Gandeng Skha Consulting, 180DC UNAIR Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Konsultan

Webinar 180DC UNAIR x Skha Consulting pada Senin (9/6/2025) (Foto: Rosa Maharani)
Webinar 180DC UNAIR x Skha Consulting pada Senin (9/6/2025) (Foto: Rosa Maharani)

UNAIR NEWS – (UNAIR) mengadakan webinar Booster Series yang menggandeng Skha Consulting dalam sesi bertajuk Consulting Career Starter Pack: Tips, Tools & Tactics. Melalui Zoom Meeting pada Senin (9/6/2025), 180DC UNAIR menghadirkan Tubagus Yasser Muhammad yang merupakan Management Consultant di Skha Consulting, sebagai pembicara utama.

Dalam pemaparannya, Tubagus memperkenalkan dunia konsultan secara mendalam, mulai dari ritme kerja hingga tantangan yang dihadapi. Ia menjelaskan bahwa dunia konsultasi menuntut kemampuan adaptasi tinggi, kolaborasi lintas tim, dan keterbukaan terhadap berbagai sektor industri.

淟aju belajar di consulting itu sangat cepat dan beragam karena kita terlibat dalam berbagai proyek dari berbagai industri. Progres teman-teman sangat ditentukan oleh willingness to learn, ungkap Tubagus.

Tubagus juga menekankan meski sektor consulting dikenal intens, beban kerja pada sektor ini tidak selalu berat sepanjang tahun. Beban kerja cenderung bersifat seasonal, bergantung pada siklus proyek yang berjalan.

Tubagus mengajak peserta untuk memahami pentingnya pergeseran pola pikir saat memasuki dunia consulting. Ia menjelaskan bahwa jika selama menjadi mahasiswa fokus utama adalah pada pencapaian nilai akademis, maka di bidang consulting memerlukan kemampuan problem solving yang praktis dan kolaboratif.

Growth system di consulting itu nggak ada modul yang rigid. Jadi teman-teman harus belajar sendiri, aktif sharing dengan peers, dan terbuka dengan feedback, jelasnya.

Dalam sesi teknis, Tubagus memperkenalkan beberapa framework penting dalam pekerjaan konsultan seperti SCQ, SWOT Analysis, hingga Profitability Framework. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir terstruktur, kolaborasi, serta penguasaan dasar matematika yang baik sebagai bagian persiapan memasuki dunia consulting.

Tubagus tidak hanya membahas aspek teknis dunia konsultan, tetapi juga memberikan arahan tentang bagaimana peserta bisa menilai apakah bidang ini cocok untuk mereka. Salah satu tips utama adalah dengan memahami long-term goal masing-masing.

Menutup sesi pemaparan materi, Tubagus mengingatkan bahwa latar belakang pendidikan bukanlah hambatan untuk masuk ke dunia konsultan. Setelah itu, acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan ajakan bagi peserta untuk terus mengembangkan diri, untuk mempersiapkan terjun ke dunia konsultasi.

淒i konsultan sangat open, karena di Skha ada dari beragam jurusan. Yang paling penting adalah willingness to learn, problem solving skill, dan leadership. Kalau willingness to learn-nya besar, karier teman-teman di consulting pasti bisa berkembang dengan baik, tutup Tubagus.

Penulis: Rosa Maharani

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT