Sindroma Turner merupakan kondisi langka dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi, sindromatersebut menyebabkan kerusakan berbagai organ apabila tidak ditangani dengan baik. Sementara itu, keterlibatan liver pada sindroma ini dapat bermanifestasi mulai dari tanpa gejala (asimptomatik) hingga menjadi sirosis hati dengan komplikasi perdarahan gastrointestinal yang masif.
Artikel ini melaporkan kasus mengenai perdarahan gastrointestinal masif pada penderita sindroma Turner akibat sirosis hati dengan komplikasi hipertensi portal berupa varises esofagus derajat tiga.
Pasien wanita, 26 tahun, datang ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Soetomo Surabaya dengan perdarahan gastrointestinal masif. Pasien telah terdiagnosis sebagai sindroma Turner sejak 10 tahun sebelumnya. Penanda virus hepatitis B dan hepatitis C ditemukan negatif pada pasien. Kumbah lambung telah dilakukan untuk mengurangi perdarahan aktif disertai dengan pemberian tranfusi darah. Hasil pemeriksaan endoskopi pada gastrointestinal bagian atas menunjukkan hipertensi portal dengan varises esofagus derajat tiga, hasil pemeriksaan elastografi menunjukkan sirosis hepatis, serta hasil CT-scan abdomen juga konsisten menunjukkan sirosis hepatis dan splenomegali yang mendukung adanya hipertensi portal pada pasien.
Seorang pasien wanita dengan sindroma Turner mengalami komplikasi dari abnormalitas liver berupa perdarahan gastrointestinal masif yang mengancam jiwa. Laporan kasus ini menyoroti bahwa evaluasi rutin terhadap adanya sirosis hati penting dilakukan pada pasien dengan sindroma Turner untuk mencegah komplikasi berat seperti pada pasien yang dilaporkan.
Penulis : Soffy Enggar , Budi Widodo
Gastrointestinal Bleeding as A Life-threatening Complication of Liver Abnormality in Turner Syndrome Patients
Artikel dapat diunduh di :
Bali Medical Journal : Case Report Vol. 11 No.1 (2022)





