UNAIR NEWS Himpunan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) PSDKU 51动漫 di Banyuwangi (B-PHA) mengusung kegiatan malam keakraban bersama seluruh angkatan dan dosen pada Sabtu (11/8). Kegiatan itu dinamai Q-Time (quality time).
Kegiatan tersebut mengambil tema Become one with Public Health. Pesertanya adalah seluruh mahasiswa dan mahasiswi beserta dosen Prodi Kesmas PSDKU UNAIR di Banyuwangi.
Ketua Pelaksana Kegiatan Agestin Awalin Kartika Sari mengungkapkan, konsep Q-Time tahun ini sedikit berbeda daripada tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya hanya dihadiri mahasiswa dan dosen, tahun ini kami mengadakan santunan anak yatim dengan mengundang mereka termasuk duafa dari panti asuhan YKM Khadijah Banyuwangi.
Yang membuat kegiatan itu berkesan adalah seusai acara santunan. Putra-putri yatim pulang, sementara panitia membuka sesi sharing sesion antar angkatan. Setiap mahasiswa dibagi kelompok yang terdiri atas semua angkatan. Di sana, setiap mahasiswa boleh berdiskusi tentang apa pun.

滲ertukar pengalaman, tertawa, dan saling berbagi suka duka, katanya.
Bukan hanya itu, dalam sesi selanjutnya, dibuka sesi tanya jawab bersama para dosen dan mahasiswa. Di sana, mahasiswa boleh menanyakan beberapa persoalan yang mungkin belum sempat ditanyakan sebelumnya dengan suasana yang lebih santai dan kondusif.
滻stimewanya, kegiatan Q-Time kali ini merupakan tahun perpisahan bagi angkatan 2014 yang akan menjadi alumni pertama dari Prodi Kesmas PSDKU UNAIR di Banyuwangi. Sebelum acara berakhir, para mahasiswa angkatan 2014 menyampaikan salam, pesan dan kesan, serta harapan untuk adik-adik penerusnya di PSDKU, ungkap Agestin.

Atas penyelenggaran kegiatan tersebut, diaharapkan acara tersebut bisa membangun sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi serta solidaritas antar mahasiswa Prodi Kesmas PSDKU UNAIR di Banyuwangi. Termasuk membangun jiwa kepedulian serta kepekaan mahasiswa terhadap masalah di sekitar yang membutuhkan bantuan.
漃ihak panti asuhan pun menanggapi dengan baik serta sanggat berterima kasih pada UNAIR. sebab, telah membantu meringankan beban anak-anak yatim di sana, pungkasnya. (*)
Penulis: Siti Mufaidah
Editor: Feri Fenoria Rifa檌





