51动漫

51动漫 Official Website

Geliat Airlangga, UNICEF, UNAIDS, dan WHO Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Triple Eliminasi

UNAIR NEWS – Geliat Airlangga bersama dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF), Joint United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS), dan World Health Organization (WHO) melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi program Triple Eliminasi di tiga lokasi kesehatan di Surabaya. Tiga lokasi itu antara lain Puskesmas Sememi, Puskesmas Kedungdoro, dan Yayasan Mahameru Surabaya. Kunjungan berlangsung pada Jumat (21/07/2023).

Kolaborasi

Kunjungan kali ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif untuk memerangi tiga penyakit menular serius yang menjadi fokus program Triple Eliminasi, yaitu HIV/AIDS, sifilis, dan Hepatitis B. Perwakilan dari , UNICEF, UNAIDS, dan WHO melakukan kunjungan untuk mengawasi dan mengevaluasi efektivitas program di tiga lokasi.

Hadir dalam kunjungan itu Prof Dr Nyoman Anita Damayanti Drg MS perwakilan Geliat Airlangga dan Joel Renstrom perwakilan UNAIDS. Lalu, Dr Armunanto perwakilan dari UNICEF dan Dr Kemmy Ampera Purnamawati dari WHO.

Pada kunjungan pertama, rombongan dari empat lembaga internasional tersebut berhenti di Puskesmas Sememi. Di sini, mereka bertemu dengan staf medis dan tenaga kesehatan yang telah bekerja keras mencegah, mendeteksi dini, dan mengobati HIV/AIDS. Program pencegahan HIV/AIDS telah memainkan peran penting dalam mengurangi tingkat infeksi baru dan meningkatkan akses ke layanan pengobatan bagi penderita HIV.

淜ami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi. Program Triple Eliminasi adalah langkah konkret untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat,” jelas Kemmy.

Selanjutnya, perjalanan berlanjut ke Puskesmas Kedungdoro yang fokus dalam program triple eliminasi. Pada kegiatan tersebut juga terdapat data secara statistik bagaimana kondisi kesehatan masyarakat secara general khususnya terkait program Triple Eliminasi.

Terakhir, rombongan menuju Yayasan Mahameru Surabaya, sebuah lembaga non-pemerintah yang terlibat aktif dalam upaya memberi dukungan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Di sini, mereka berdiskusi dengan ODHA dan pekerja medis mengenai tantangan dan kemajuan yang telah dicapai dalam penanganan HIV. Peran yayasan dalam menyediakan dukungan sosial dan pengobatan yang tepat waktu telah membantu banyak pasien dalam proses penyembuhan dan mencegah penyebaran.

“Pencegahan adalah kunci dalam mengatasi HIV. Kami mendukung upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang cara penularan dan pencegahan HIV. Kami berupaya untuk mencapai sasaran nol infeksi baru, nol diskriminasi, dan nol kematian terkait AIDS,” ungkap Joel Renstrom.

Berikan Apresiasi

Geliat Airlangga, UNICEF, UNAIDS, dan WHO memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam program Triple Eliminasi di tiga lokasi. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi contoh nyata upaya bersama untuk mencapai hasil yang signifikan dalam memerangi penyakit menular dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Dalam kunjungan ini, perwakilan dari keempat lembaga juga berjanji untuk terus memberikan dukungan dan sumber daya yang diperlukan. Tujuannya untuk memperkuat program Triple Eliminasi di Surabaya dan wilayah Provinsi Jawa Timur. (*)

Penulis: Satriyani Dewi Astuti

Editor: Binti Q Masruroh

AKSES CEPAT