UNAIR NEWS – Sempat berhenti pada pergantian kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) 51动漫 (UNAIR) di awal tahun 2018 kemarin, pembangun perpustakaan yang digagas oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR 2017 yang bertempat di Kampung Jolosutro, Blitar, direncanakan akan diselesaikan pada tahun 2018 ini.
Gerakan Bangun Desa (Gerbang Desa), sebagai program yang berkelanjutan dari tahun ke tahun tidak akan membiarkan gedung perpustakaan yang telah dibangun oleh pengurus sebelumnya menjadi mangkrak. Untuk itu, direncanakan pada tanggal 27 Juli 2018 seluruh panitia Gerbang Desa jilid IV bersama para warga akan meresmikan perpustakaan tersebut.
Muhammad Ali Ridho selaku ketua Gerbang Desa Jilid IV menuturkan bahwa dari gedung perpustakaan tersebut yang kurang hanya pada bagian finishing-nya, gedungnya sudah berdiri, dan tinggal menunggu pengiriman buku dan kelengkapan inventaris-nya.
“Kami targetkan pada tanggal 27 besok perpustakaan sudah siap untuk diresmikan. Pasalnya, kehadiran perpustakaan tersebut diharapkan dapat digunakan oleh warga kampung Jolosutro untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya melalui buku-buku yang dikirimkan pada hari pertama acara Gerbang Desa Jilid IV. Tidak hanya untuk siswa SD atau TK, perpustakaan dan buku-buku yang disediakan disana nanti akan dibuka untuk umum,” jelasnya.
Sementara itu, imbuhnya, penyelesaian gedung perpustakaan tersebut akan dilakukan secara gotong-royong. Seluruh panitia dan warga kampung Jolosutro akan bersama-sama untuk bekerjasama menyelesaikan gedung perpustakaan tersebut. Metode gotong-royong tersebut, selain untuk menghemat biaya dengan tidak mempekerjakan pekerja bangunan, juga untuk meningkatkan solidaritas antar warga dan panitia.
“Setelah perputakaan tersebut diresmikan, maka pengelolaannya akan diserahkan kepada pihak sekolah atau badan struktural di sekolah. Dan karena perpustakaan tersebut diperuntukan untuk umum, maka masyarakat akan membantu dalam pengelolaan perpustakaan tersebut,” tuturnya.
Tim Gerbang Desa menaruh harapan yang sangat besar agar perpustakaan tersebut selesai sesuai target, sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkannya.
“Dan sebagai monitoring, maka setiap bulannya perwakilan dari staff Kementerian Pengabdian Masyarakat, BEM UNAIR 2018 akan berkunjung ke desa binaan untuk melihat perkembangan warga dan infrastruktur yang telah dibangun disana,” pungkasnya.
Penulis : Galuh Mega Kurnia
Editor: Nuri Hermawan





