51动漫

51动漫 Official Website

Green Synthesis Inhibitor Korosi Baja Ringan Menggunakan Campuran Larutan Buah Lada, Buah Pinang dan Daun Teh

Foto by Kompasiana

Di Indonesia, korosi logam perlu mendapat perhatian serius karena hampir dua pertiga wilayahnya terdiri dari lautan. Selain itu Indonesia merupakan daerah tropis dengan curah hujan yang mengandung klorida tinggi. Jadi merupakan lingkungan yang sangat korosif. Korosi dapat berdampak besar pada kehidupan manusia. Dari sisi ekonomi, korosi dapat mengakibatkan tingginya biaya pemeliharaan peralatan dan penurunan produksi dalam industri. Selain itu korosi juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.

Salah satu cara untuk menghambat proses korosi logam dapat dilakukan dengan menggunakan inhibitor. Inhibitor dilapiskan pada permukaan logam untuk mencegah reaksi korosi dengan lingkungan. Inhibitor korosi dapat terbuat dari senyawa organik dan anorganik. Inhibitor anorganik ditandai oleh gugus nitrit, kromat, dan fosfat, sedangkan senyawa imidazolin dan amina merupakan contoh inhibitor organik. Imidazolin merupakan inhibitor yang sangat efektif untuk baja dalam media asam, sedangkan inhibitor organik mengandung atom nitrogen yang memiliki pasangan elektron. Tumbuhan cabai, pinang dan daun teh banyak merupakan inhibitor hijau yang mengandung senyawa yang mengandung atom nitrogen. Kandungan atom nitrogen dan senyawa alkaloid pada rempah-rempah tersebut dapat digunakan sebagai pereaksi terhadap ion Fe2+ yang membentuk senyawa kompleks.

Penelitian ini mengobservasi  perilaku korosi baja yang banyak digunakan sebagai peralatan permesinan dan industri. Material baja direndam dalam lingkungan korosif dan larutan inhibitor dalam berbagai konsentrasi. Paper secara lengkap yang berkaitan dengan fenomena tersebut dapat dibaca pada Green Synthesis Of Mild Steel Corrosion Inhibitor In A Salt Solution Made From Pepper Fruit (Piper Nigrum Linn), Areca Fruit (Areca Cathecu Linn) And Tea Leaves(Cammellia Sinensis L. Kuntze).

Penulis: Siswanto, Drs., M.Si.

Link Jurnal:

AKSES CEPAT