UNAIR NEWS – Mahasiswa BBK 7 51动漫 Desa Gumeng menghadirkan inovasi pendidikan bertajuk 淕umeng Literasi dan Berkreasi: Literasi Anak Berbasis Cerita Lokal dan Media Digital sebagai ruang belajar alternatif yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak desa. Kegiatan ini dirancang untuk mengubah pembelajaran yang kerap dianggap membosankan menjadi pengalaman belajar yang penuh imajinasi dan kreativitas.
Program ini melibatkan mahasiswa BBK 7 UNAIR Gumeng sebagai fasilitator utama dengan sasaran anak-anak kelas 4, 5, dan 6 SDN Gumeng. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Januari 2025 di SDN Gumeng, dengan rangkaian aktivitas berupa membaca dan mendongeng sejarah Desa Gumeng, presentasi dongeng oleh siswa, kuis interaktif, hingga pelatihan desain poster menggunakan aplikasi Canva.
Penanggung jawab kegiatan, Moch. Ammar Priarda, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menanamkan kecintaan membaca sekaligus memperkenalkan literasi digital sejak dini. 淜ami ingin anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan, mengenal sejarah desanya sendiri, serta berani berekspresi melalui media digital, ujarnya.
Program ini secara langsung mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi dan numerasi anak, SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan menghadirkan akses pendidikan nonformal yang setara, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pelestarian cerita lokal, serta SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure)dengan pengenalan keterampilan digital dasar.
Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka berdiskusi, berkreasi, dan mempresentasikan hasil karya, menandakan bahwa belajar bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.





