UNAIR NEWS Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi (FST) 51动漫 (UNAIR), Prof Dr Suryani Dyah Astuti SSi MSi, menerima penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Tahun 2023 sebagai Inventor Perempuan Indonesia yang Menginspirasi. Anugerah tersebut dalam rangka peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-23. Penganugerahaan berlangsung pada Rabu (17/5/2023) Hotel The Ritz-Carlton Jakarta.
Kepada UNAIR NEWS (16/5/2023) ia menjelaskan bahwa pemberian penghargaan tersebut bentuk anugerah kepada para inventor perempuan. Dalam hal ini, jelasnya, tidak hanya giat meneliti, melainkan yang juga menghasilkan berbagai publikasi, buku, paten, produk yang telah terhilirisasi, hingga mendapatkan ijin edar dan e-catalog. Pemberian anugerah tersebut secara langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat kesempatan menerima penghargaan ini dan ada pengakuan bagi karya kami. Meskipun apa yang kami lakukan memang seharusnya sebagai tugas warga negara Indonesia, peneliti dan inventor Indonesia, ujarnya Guru Besar FST itu.

Kembangkan Dentolaser
Sebagai peneliti, ia telah banyak menelurkan karya hingga akhirnya mendapat beragam perhargaan. Salah satu invensi yang keluarannya, berjudul Dentolaser efektif untuk terapi antimikroba dan biomodulasi sel untuk akselerator penyembuhan penyakit gigi dan mulut. Pengembangan produk inovasi dentolaser tersebut oleh Teaching Industri 51动漫 dengan PT Sarandi Karya Nugraha.
Kini, Prof Suryani pun memiliki beragam amanah yang terus ia tuntasi sepenuh hati. Di antaranya, Kaprodi S-2 Teknik Biomedis 51动漫, Asesor Beban Kerja Dosen (BKD), Asesor akreditasi prodi LAMSAMA, Penilai angka kredit dosen nasional, Reviewer penelitian dan jurnal, hingga editor jurnal dalam dan luar negeri.
淒isela-sela kesibukan yang padat mengajar dan melaksanakan profesi di atas, masih bisa melaksanakan penelitian. Selain itu juga publikasi jurnal internasional bereputasi, membimbing mahasiswa maupun penelitian hilirisasi produk, tambahnya.
Penghargaan tersebut pun juga merupakan hasil Kerjasama denganBadan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi (BPBRIN) UNAIR yang mendaftarkan invensi miliknya untuk mengikuti seleksi. Selain itu, sebagai pengajar, Prof Suryani berharap yang sedang ia kerjakan dan tuntaskan dapat memberikan manfaat bagi orang banyak. Ia ingin segala ilmu yang telah diraihnya tidak hanya sekadar untuk dirinya sendiri.
淭erus berkarya untuk bangsa. Karya kecil yang kami persembahkan untuk Indonesia, yang semoga bermanfaat untuk masyarakat. Saat ini sedang ada tiga produk baru yang sedang dalam proses pengembangan dan hilirisasi, tutupnya. (*)
Penulis: Afrizal Naufal Ghani
Editor: Nuri Hermawan
Baca Juga: Pesan Dosen UNAIR yang Jadi Sosok Penting dalam Perhelatan Sea Games





