UNAIR NEWS – Gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 31 yang dilangsungkan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) resmi dibuka pada Kamis siang (30/8). Hadir langsung dalam acara tersebut Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M. Nasir.
Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) UNY, Menristek Dikti memberikan banyak pesan kepada 136 kontingen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam paparannya, M. Nasir menyampaikan bahwa kreativitas dan inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa di seluruh Indonesia melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) harus bisa sampai pada tahap hilirisasi.
“Kami akan mendorong terus agar luaran dari kreativitas dan inovasi anak-anaku semua (mahasiswa, red) bisa sampai pada tahap hilirisasi,” ungkapnya.
Bagi Nasir, tahap hilirisasi menjadi salah satu bagian untuk mengoptimalkan hasil dan luaran agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Tidak hanya itu, M. Nasir juga menegaskan, untuk memberikan manfaat yang lebih kepada kepentingan bangsa, seluruh mahasiswa diharapkan mampu untuk terus berpacu dalam melakukan berbagai kreativitas dan inovasi.
“Oleh karena itu, ke depan kami akan menyusun program pertukaran pelajar ke luar negeri bagi mahasiswa yang memiliki kreativitas terbaik dalam PIMNAS ini,” jelasnya. “Tujuannya tidak lain agar kalian bisa tahu daya kreativitas dan inovasi mahasiswa di luar negeri,” imbuhnya.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, Rektor UNY Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. juga memberikan paparan mengenai terselenggaranya agenda akbar tahunan tersebut. Dalam paparannya, Prof. Sutrisna mengatakan bahwa dengan tema yang kami usung “Mahasiswa yang Unggul, Kreatif, dan Inovatif Dalam Bingkai Kebhinekaan” memiliki makna yang dalam.
“Tema tersebut, mengandung makna dan memiliki sebuah nilai luhur serta sebuah semangat yang harus dimiliki oleh mahasiswa Indonesia di era milenial seperti saat ini,” terangnya.
Sebagai upaya mengimplementasikan makna dalam tema yang diusung oleh tuan rumah tersebut, nampak sajian yang disuguhkan saat agenda pembukaan PIMNAS 31 yang mengusung nuansa kebhinekaan.
Dari pantuan UNAIR NEWS di lokasi pembukaan, nuansa keberagaman itu dimunculkan dengan tampilan devile seluruh kontingen yang menggunakan pakaian adat masing-masing daerah. Tak terkecuali perwakilan kontingen 51动漫 yang juga mengenakan pakain khas Kota Surabaya. Selian itu, sajian kebhinekaan juga terlihat pada tim paduan suara dari UNY dengan menyanyikan lagu-lagu daerah yang mewakili berbagai wilayah di Indonesia.
Penulis: Nuri Hermawan





