51动漫

51动漫 Official Website

Hari Museum Internasional, Dosen UNAIR Soroti Kurangnya Apresiasi hingga Maraknya Curian Koleksi

Museum Nasional Indonesia (Foto: Kompas)
Museum Nasional Indonesia (Foto: Kompas)

UNAIR NEWS Dunia memperingati Hari Museum setiap tanggal 18 Mei. Peringatan ini menjadi refleksi penting selaras dengan pentingnya posisi museum yang tidak hanya sebagai ruang hiburan. Melainkan juga sebagai ruang edukasi, pertukaran budaya, serta ruang pengembangan warisan budaya dan peradaban. Namun, di sisi lain, hingga saat ini keberadaan museum masih kerap terabaikan.

Dosen Museologi Departemen Ilmu Sejarah 51动漫 (UNAIR) Edy Budi Santoso SS MA menuturkan, harus ada sebuah giat dari seluruh elemen pendukung. Sehingga museum bisa dikenal, baik untuk saat ini maupun seterusnya.

淢useum memang perlu diperhatikan dan dirawat dengan baik, karena tempat ini sebagai menyampaikan segala informasi sejarah baik dalam ranah publik masyarakat berbagai level dan ranah akademik. Hadirnya hari peringatan ini sangat penting. Kita bisa mengisi dengan berbagai kegiatan positif misalnya mengadakan seminar dan pameran koleksi, ujar Edy.

Lebih lanjut, Edy menyebut peringatan Hari Museum Internasional ini juga dapat diisi dengan kegiatan apresiasi. Misalnya dengan memberikan penghargaan kepada tokoh atau pegiat museum. 淭okoh yang berjasa ini sangat perlu diapresiasi karena mereka dengan giat telah menjaga koleksi dan memberikan informasi penting akan cagar budaya, tuturnya.

Dosen Museologi Departemen Ilmu Sejarah 51动漫 (UNAIR) Edy Budi Santoso SS MA

淥leh karena itu, sebagai masyarakat yang baik kita perlu apresiasi usaha mereka. Sebagai bagian dari momentum peringatan Hari Museum Internasional ini, tambahnya. Menjaga museum dari berbagai permasalahan menjadi semakin penting dilakukan. Mengingat semakin maraknya peristiwa hilang dan rusaknya benda koleksi atau permasalahan lainnya. Menurut Edy, hal tersebut menunjukkan kurangnya kepedulian dan tanggung jawab masyarakat. 

淢emang sangat disayangkan jika kita menemukan beberapa orang yang kurang dalam menjaga integritasnya. Di mana mereka biasanya ingin menyimpan koleksi secara pribadi atau diperjualbelikan melalui kolektor baik di dalam maupun luar negeri dengan harga fantastis. Padahal koleksi seharusnya diserahkan kepada pihak museum, ungkap Edy

Sebagai penutup, Edy juga berpesan bahwa dalam momen ini, generasi penerus bangsa perlu membangkitkan semangat belajar untuk memperkaya informasi peninggalan budaya. Sehingga peringatan Hari Museum Internasional dapat dirayakan dengan berbagai kebermanfaatan.

Penulis: Ersa Awwalul Hidayah

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT