UNAIR NEWS Pengumuman Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 menjadi momen paling dinantikan oleh calon mahasiswa baru (maba) dari berbagai daerah. Hasna Nur Aulia, siswa asal Kediri yang berusia 16 tahun, berhasil menjadi maba termuda 51动漫 (UNAIR). Dengan berbekal skor SNBT 711, ia berhasil lolos program studi (prodi) Akuntansi UNAIR.
Sejak duduk di bangku SMP, Hasna telah menunjukkan prestasinya. Ia mengikuti program akselerasi semasa Madrasah Tsanawiyah (MTs) asal daerahnya. Sebelumnya, Hasna mulai sekolah pada usia lima tahun.
淧roses akselerasi ini memungkinkan saya untuk mengikuti seleksi SNBT pada usia 16 tahun. Meskipun tergolong muda, saya bisa beradaptasi dengan baik di SMA dan kini siap menghadapi tantangan di perguruan tinggi, ujar Hasna.
Siswi Berprestasi
Perjalanan Hasna untuk lolos SNBT tidaklah mudah. Selain mengikuti bimbingan belajar (bimbel) SNBT, ia juga konsisten belajar di malam hari sejak awal masuk kelas 12. Hasna mempersiapkan diri secara intensif untuk UTBK, terutama karena ingin lintas jurusan dan masuk prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
淎walnya, saya termasuk siswi eligible SNBP. Namun, karena SNBP tidak bisa lintas jurusan, saya memutuskan untuk ikut SNBT. Saya juga melakukan salat istikharah untuk memantapkan keputusan ini, cerita Hasna.
Hasna juga berhasil meraih prestasinya hingga di tingkat kabupaten. Ia memperoleh juara empat pada Olimpiade Sains Nasional Kabupaten (OSNK) di bidang Matematika tahun 2022. Pada tahun 2023, ia kembali mengikuti ajang olimpiade tersebut dan berhasil meraih juara tiga.
Sesuaikan Minat
Pilihan Hasna untuk mengambil jurusan Akuntansi tidak lepas dari pengaruh orang tua yang juga berjurusan sama dengannya. Meskipun berasal dari jurusan IPA, Hasna tertarik pada jurusan ini karena keahliannya dalam matematika. 淪aya memilih UNAIR karena memiliki reputasi yang baik di jurusan ini, jelas Hasna.
Dalam persiapannya, Hasna memberikan beberapa tips bagi yang ingin lolos SNBT, khususnya di bidang Akuntansi. 淧ersiapkan diri sejak lama, jangan terlambat mengantisipasi materi UTBK karena berbeda dengan materi sekolah biasa. Jadi perlu untuk belajar mandiri, sarannya.
Hasna berharap, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan perkuliahan. Selain itu, ia berharap bisa menjadi mahasiswa aktif dan memaksimalkan kesempatan selama berkuliah.
Penulis: Venni Tanujaya
Editor: Yulia Rohmawati





