UNAIRNEWS – Program Kerja Revitalisasi Ecopark Randuagung dilaksanakan oleh mahasiswa 51动漫 (BBK 7) dalam upaya untuk merevitalisasi infrastruktur desa yang terbengkalai agar dapat kembali bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Ecopark Randuagung , Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada hari Jumat, 23 Januari 2026.
Program Lingkungan Mahasiswa BBK 7, yang mendukung ketahanan pangan berbasis desa sambil mempromosikan kesadaran lingkungan, mencakup inisiatif revitalisasi Ecopark ini. Ecopark Randuagung dulunya memiliki potensi sebagai ruang hijau untuk pendidikan, tetapi belakangan ini kurang dimanfaatkan dan tampaknya dikelola dengan buruk.
Dengan membersihkan area, merapikan area penanaman, dan menanam berbagai tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat, mahasiswa BBK 7 bertujuan untuk merevitalisasi Ecopark Randuagung. Sebagai penanggung jawab Program Revitalisasi Ecopark, Bagas Halimaky Radityatama mengawasi upaya ini.
Bagian pertama dari kegiatan ini melibatkan pembersihan area Ecopark, yang meliputi penyiangan, pengumpulan sampah, dan penataan ulang area penanaman yang sebelumnya berantakan. Mahasiswa BBK 7 mencampur tanah dan pupuk ke dalam polybag untuk menyiapkan media tanam setelah area tersebut dibersihkan dan siap digunakan.
Langkah selanjutnya adalah menanam bibit tanaman, termasuk rempah-rempah seperti jahe dan serai yang dapat digunakan sebagai bahan dalam obat tradisional, serta tanaman pangan seperti tomat, terong, kunyit, temulawak, cabai hijau, daun salam, jeruk purut, dan lain- lain, untuk memastikan ketahanan pangan dasar. Dalam mendidik pengunjung Ecopark randuagung tentang jenis dan manfaat tanaman yang ditanam, para mahasiswa juga menempelkan label informasi pada setiap tanaman.
Bagas mahasiswa BBK 7 Randuagung menyatakan bahwa kegiatan ini menekankan keberlanjutan program selain kebersihan lingkungan. 淜ami berharap Ecopark Randuagung benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat dan tidak hanya bersih untuk sementara waktu. Sebagai hasilnya, setelah penanaman selesai, kami memberikan kendali kepada masyarakat setempat atas pemeliharaan dan pengelolaan tanaman,” ujarnya.
Diharapkan Program Kerja Revitalisasi Ecopark Randuagung akan mengembalikan peran Ecopark sebagai kawasan hijau yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan secara ekologi. Selain itu, diharapkan masyarakat akan langsung merasakan manfaat dari keberadaan tanaman sayur dan herbal dalam hal pangan dan kesehatan.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 13 (Climate Action) melalui upaya reboisasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang konservasi lingkungan, serta SDG 2 (Zero Hunger) melalui penyediaan pasokan pangan mandiri berbasis desa.
Untuk mengembalikan Ecopark Randuagung menjadi kawasan hijau yang subur dan bermanfaat bagi seluruh warga setempat, mahasiswa dari berbagai Program Studi BBK 7 51动漫 berencana untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemeliharaan dan pemanfaatan fasilitas lingkungan desa secara berkelanjutan melalui revitalisasi Ecopark ini.
Penulis : Fathimah Azzahra
#SDG2 #ZeroHunger
#SDG13 #ClimateAction
#SDGsUNAIR





