UNAIR NEWS Gali minat mahasiswa dalam dunia creative design, Himpunan Mahasiswa (Hima) Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 51动漫 (UNAIR) menggelar webinar bertajuk 淟et Your Creativity Flow Freely With Zero Restriction pada Minggu (21/11/2021) melalui zoom meeting. Webinar menghadirkan dua narasumber yaitu, Fiony Angelika selaku Canva Designer dan Pramono Hadi Sigit selaku Senior Graphic Designer berhasil meraih antusiasme lebih dari 160 partisipan.
Dalam kesempatan tersebut, Fiony memaparkan tentang pembuatan konten media sosial yang menarik. Ia mengungkapkan, menentukan target sasaran merupakan langkah awal dalam membuat suatu konten. Menurutnya, dalam mendesain aplikasi yang digunakan bukanlah hal terpenting, tetapi skill dalam menggunakan dan kenyaman penggunanya adalah kunci.
淪alah satu aplikasi yang bisa pemula gunakan adalah canva. Canva cenderung mudah dipahami oleh pemula dan tersedia online,漷耻迟耻谤苍测补.
Fiony juga memberikan beberapa tips dalam mendesain pada canva yaitu, membangun color palette. Color palette tersebut nantinya terdiri dari warna primer, sekunder, dan tersier. Selain itu, Fiony menyarankan dalam penggunaan font selain mudah dibaca, font juga cukup terdiri dari 1-3 jenis saja.
淜emudian, pilih kata kunci yang sesuai dengan desain. Jangan terlalu banyak menggunakan elemen, karena dapat menimbulkan kesan berantakan. Berikan napas juga pada desain kita, jangan terlalu mepet, berikan white spacing di antara unsur-unsur desain, tambah Fiony.
Ia juga memaparkan tentang tiga tahapan dalam mendesain yaitu, menemukan bahasan dengan cara meriset, kemudian merincikan poin yang akan dimasukkan pada desain. Rincian tersebut menurutnya akan memudahkan dalam penentuan tema, sehingga desain akan cepat terbuat.
淎da tiga tips yang perlu diterapkan dalam membuat konten sosial media. Memberikan informasi yang bernilai, membangun komunikasi dengan audience, dan terakhir yaitu konsisten dalam mengunggah konten. Konten yang bermanfaat dan memiliki desain yang bagus akan disukai oleh masyarakat, ungkapnya.
Sementara itu, Pramono mengungkapkan, untuk menambah kreativitas, perlu adanya kegiatan baru yang membuat otak bekerja menerima informasi baru. Lalu, mengeksplor aplikasi yang biasa digunakan dengan cara menggabungkan kemampuan yang dimiliki dengan fitur-fitur baru. Kemudian, catat semua ide yang didapat kapanpun dan dimanapun.
淟alu, jangan membunuh suatu ide. Jangan pernah mengecilkan suatu ide. Jika belum terpakai, suatu saat ide itu dapat terpakai. Untuk cepat mendapat ide, buatlah moodboard. Misalnya, di pinterest. Pin referensi-referensi untuk mendapatkan inspirasi. Jangan lupa juga istirahat dan jalan-jalan, bisa jadi dari sana kita mendapatkan suatu ide, tutupnya. (*)
Penulis: Alysa Intan Santika
Editor: Nuri Hermawan





