UNAIR NEWS HIMA Antropologi mengulas buku Angkutan Umum dan Gaya Hidup: Etnografi Semiotika Kartun Lagak Jakarta Karya Benny Rachmadi Edisi Transportasi. Buku berisi hasil penelitian antropologi ini merupakan kajian pertama yang membahas kartun sebagai objek tugas akhir.
Pada Kamis (28/9/2023), Roikan SSos MA, alumni Antropologi UNAIR membagikan pengalaman ketika melakukan penelitian terhadap kartun. Bertempat di Gedung A FISIP, dia menceritakan hasil temuan sosial budaya penggunaan transportasi umum pada masyarakat Jakarta.
淭ahun 2007 saya ke Jakarta. Saya di sana tiap pagi selalu berkeliling sekitar Pasar Senen untuk mengamati aktivitas orang-orang. Dari sana saya catat keadaan sosial sebagai bahan skripsi, ujar Roikan.
Penelitian Baru
Menurut penjelasan Roikan, penelitian antropologi tentang kartun belum pernah ada. Dia sempat mendapatkan keraguan dari departemen. 淪emua dosen penguji tidak ada yang mendukung proposal skripsi saya. Sampai mempertanyakan apakah objek ini bisa diteliti atau tidak dalam perspektif antropologi, ungkapnya.
Setelah mendapat persetujuan, lanjutnya, Roikan mulai belajar antrokognitif dan visual (belum ada waktu itu) di perpustakaan UGM. Menurutnya melalui proses belajar tersebut dia mendapatkan wawasan baru terkait bidang penelitiannya.
Lebih lanjut, Roikan menyampaikan penelitian ini mempertemukannya dengan Benny Rachmadi. 淒osen pembimbing saya menyarankan melakukan wawancara dengan Benny Rachmadi. Berawal dari kebutuhan penelitian, saya bisa bertemu langsung dengan seorang kartunis legendaris, tuturnya.

Pengamatan Angkutan Umum
Kemudian Roikan menjelaskan bahwa dia suka melakukan perjalanan ke banyak tempat. Dengan memanfaatkan angkutan umum, tambahnya, dia dapat mengamati setiap perilaku penumpang yang berbeda-beda.
淏erjam-jam duduk di kereta api saya jadi tahu perilaku orang-orang ternyata memiliki ciri khas masing-masing. Kemudian saya memvisualisasikannya dalam bentuk kartun humor, ujarnya.
Selain itu, Roikan juga menyinggung terkait ojek pengkolan. Menurutnya, dia harus melakukan penelitian ulang terkait kemunculan ojek online. 淭ahun 2007 belum ada ojek yang menggunakan aplikasi. Baru tahun 2021 ketika buku saya ini akan terbit, muncul ojek online. Jadi, saya kembali ke Jakarta untuk riset lagi, jelasnya.
Berkarya melalui Kartun
Roikan mengungkapkan ketertarikan terhadap kartun mengantarkannya untuk menjalani penelitian. Menurutnya, melalui hobi menggambar, dia berhasil membuat beberapa judul buku dari hasil penelitian antropologi melalui kartun.
淏uku saya Ojo Muring, Ayo Mancing menjadi salah satu buku komik yang berhasil saya buat. Kecintaan saya terhadap kartun membawa saya untuk berkarya melalui goresan gambar, tutupnya.
Penulis: Iratri Puspita
Editor: Nuri Hermawan





