UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa (HIMA) D3 Administrasi Perkantoran (UNAIR) menyelenggarakan sosialisasi terkait Merdeka Belajar (MBKM) kepada internal mahasiswa. Acara tersebut dilaksanakan pada Minggu (18/9/2022) secara daring melalui media Zoom meeting.
Farah Dina selaku ketua pelaksana kegiatan mengungkapkan berbagai tujuan acara tersebut dilaksanakan. Salah satunya memberikan informasi dan edukasi terkait MBKM serta program magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB).
淪emoga Mahasiswa D3 Administrasi Perkantoran UNAIR mendapatkan informasi dan edukasi mengenai Kampus Mengajar dan MSIB, ucap Farah.
Berbagai Keuntungan
Dalam kesempatan tersebut, Julie Sintia Nabila yang merupakan lulusan magang Kampus Merdeka, menyampaikan materi mengenai strategi persiapan karir dalam program magang studi independen. Dalam penuturannya, program tersebut sangat bagus bagi mahasiswa. Sebab membekali mahasiswa untuk dapat magang dan studi independen di dunia kerja.
淏enefit yang didapatkan dari MSIB sangatlah banyak. Kalian akan mendapatkan uang saku dan biaya hidup selama MSIB, serta menerima sertifikat setelah melakukan program tersebut, ucap Julie.
Tips dan Trik
Selain itu, pembicara kedua, Rizky Amalia yang merupakan lulusan Kampus Mengajar, menyampaikan materi mengenai implikasi program Kampus Merdeka Belajar terhadap sistem perkuliahan. Rizky Amelia yang biasa disapa Amel, membagikan pengalaman yang selama mengikuti program Kampus Mengajar. Ia juga membagikan tips dan trik lolos program Kampus Merdeka.
淪ebelum kalian mendaftarkan diri, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dosen wali atau pihak prodi, agar nantinya jalan yang kalian ambil tempat, ucap Amel.
Pada akhir acara, Amel berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan program Kampus Merdeka. Ia juga memberikan semangat dalam bentuk quotes yang nantinya dapat dijadikan motivasi.
淟angkah pertama selalu yang paling sulit, tetapi begitu Anda mengambil langkah pertama, segalanya akan menjadi lebih mudah sejak saat itu, ucap Amel. (*)
Penulis : Muhammad Ghufron Ariawan
Editor : Binti Q. Masruroh





