51动漫

51动漫 Official Website

HIMA Sosiologi Bekali Masyarakat Pantai Kenjeran Berbagai Keterampilan

Mahasiswa Program Sosiologi UNAIR melaksanakan program pengabdian masyarakat di Pantai Kenjeran Surabaya. (Foto: instagram.com/sosave_himasos/)
Mahasiswa Program Sosiologi UNAIR melaksanakan program pengabdian masyarakat di Pantai Kenjeran Surabaya. (Foto: instagram.com/sosave_himasos/)

51动漫 (UNAIR) berkolaborasi dengan Generasi Abdi Surabaya (GAS) menggelar kegiatan bertajuk So Save 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025 di kawasan Pantai Kenjeran Surabaya. So Save 2025 merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sebagai wadah bagi mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh pada sesi perkuliahan melalui aksi nyata di lingkungan. Melalui sambutannya, ketua Komunitas Abdi Surabaya menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini bisa menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, dan dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat sekitar Pantai Kenjeran Surabaya.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi wadah pengimplementasian ilmu saat kuliah. Selain itu, dapat menjadi manfaat pada masyarakat sekitar Pantai Kenjeran serta ilmu yang diberikan dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari, ujar Ketua Komunitas Abdi Surabaya.

Wujud Kepedulian Mahasiswa dan Komunitas terhadap Pantai Kenjeran

Salah satu kegiatan utama dalam program So Save 2025 adalah 淲aveCare, yang merupakan aksi pembersihan pantai. Kegiatan ini berlangsung di sepanjang kawasan Pantai Kenjeran dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Sampah-sampah yang berhasil terkumpul akan melalui proses pemilahan dan daur ulang.

Edukasi dan Apresiasi untuk UMKM yang Peduli Lingkungan

Selain kegiatan pembersihan pantai, So Save 2025 juga menyelenggarakan sebuah workshop edukatif yang berjudul 淭rash To Treasure. Workshop ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat di sekitar Pantai Kenjeran, dengan tujuan untuk membekali mereka keterampilan dalam pengelolaan limbah menjadi barang yang berguna dan bernilai ekonomi. Dalam sesi ini, peserta dapat mengenal berbagai teknik daur ulang sederhana yang dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun pada usaha mereka. Seperti pembuatan kerajinan dari plastik bekas atau transformasi kemasan makanan menjadi produk kreatif. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah, tetapi juga untuk membuka peluang usaha baru berbasis ekonomi sirkular.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi UMKM yang telah aktif menjaga kebersihan lingkungan, panitia juga menyelenggarakan program 淕reenBadge. Penghargaan ini diberikan kepada UMKM yang secara konsisten menerapkan prinsip kebersihan dan ramah lingkungan dalam aktivitas usaha mereka. Sertifikat dan stiker khusus sebagai simbol pengakuan dan motivasi bagi UMKM lainnya untuk turut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara edukasi, aksi, dan penghargaan dalam membangun budaya peduli terhadap lingkungan.

Nama: Kania Khansanadhifa Kallista 

Editor: Ragil Kukuh Imanto 

AKSES CEPAT