Hepatitis B adalah penyakit infeksi Virus Hepatitis B yang menyerang hati dan dapat menyebabkan penyakit akut bahkan kronis dalam jangka panjang. Secara global di dunia diperkirakan 296 juta orang hidup dengan infeksi hepatitis B kronis. Kematian karena hepatitis B disebabkan oleh pengerasan hati, sirosis dan kanker hati yang merupakan dampak dari infeksi hepatitis B selama puluhan tahun, Virus hepatitis B juga bisa ditularkan dari ibu ke anak selama kelahiran dan persalinan, pada masa kanak-kanak.
Indonesia merupakan daerah endemi yang penularan hepatitis B umumnya terjadi secara vertikal dari ibu hamil ke bayi dan bayi yang tertular hepatitis B, sebagian besar akan menjadi hepatitis B kronik. Karena itu penting sekali diupayakan agar ibu hamil tidak terkena hepatitis B. Risiko ibu hamil terkena hepatitis B sama dengan masyarakar lainnya, yang dapat tertular melalui hubungan sexual, cairan tubuh, darah, jarum suntik, dll. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2017 tentang eliminasi penularan Hepatitis B dari ibu ke anak. yaitu melakukan Upaya pencegahan penularan penyakit infeksi yakni yang sangat rentan untuk ditransmisikan dari ibu kepada salah satunya adalah Hepatitis B.
Tingkat pengetahuan sangatlah penting untuk mencegah terjadinya Hepatitis B terhadap ibu hamil. Oleh karena itu ibu hamil harus meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit hepatitis B untuk mencegah terjadinya penularan hepatitis B dan demi kelangsungan hidup ibu hamil dan bayi itu sendiri,
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kejadian hepatitis B pada kehamilan di Puskesmas Malinjak Kabupaten Sumba Tengah yang dilaksanakan pada bulan Juli s/d Agustus 2023.
Hasil didapatkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang Hepatitis B rata rata baik dan ibu hamil yang sakit Hepatitis B relative sedikit. Sehingga ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentan hepatitis B dengan angka kejadian hepatitis B pada ibu hamil yang akan beresiko menularkan ke bayi, yang kemudian relatif akan berkembang menjadi hepatitis kronis.
Penulis: Rambu Yublina , Setyowati Dewi , Djuari Lilik , Cahya Ardian





