Ellagic acid adalah polifenol yang terkandung dalam buah delima yang mempunyai aktivitas anti oksidan dan anti inflamasi. Ellagic acid merupakan stimulant osteoblastogenesis dan osteo induktive. Untuk menghasilkan material yang dapat mendukung regenerasi tulang maka ellagic acid dikombinasikan dengan bovine bone xenograft. Bovine bone xenograft adalah osteokonduktif mendukung perlekatan sel pembentuk tulang, sedangkan ellagic acid bersifat osteo induktif karena merangsang diferensiasi sel osteoprogenitor menjadi sel osteoblas.
Metode analitik integral yang digunakan adalah Fourier Transform infra red (FTIR). FTIR cukup populer jika dibandingkan dengan teknik analisis karakterisasi yang lain. Metode ini cukup cepat, sangat akurat, dan relatif sensitif. Sampel diradiasi dengan inframerah (IR) untuk prosedur FTIR. Getaran atom dari molekul sampel dipengaruhi oleh radiasi IR, menghasilkan penyerapan spesifik dan/atau transmisi energi. Tujuan analisis ini adalah menjelaskan ikatan kimia kalsium fosfat, ellagic acid, dan kombinasinya untuk menghasilkan spektrum gugus fungsi.
Spektrometer FTIR Varian 800 Scimitar Series digunakan untuk menganalisis ellagic acid, kalsium fosfat dan kombinasinya pada rentang panjang gelombang 400-4.000 cm-1 听听尘别苍驳驳耻苍补办补苍 resolution software. Karakterisasi FTIR dilakukan dengan bubuk ellagic acid, bovine bone xenograft dan bubuk gabungan ellagic acid dan bovine bone xenograft dengan perbandingan 50:50. Karakterisasi FTIR bertujuan untuk mengidentifikasi ikatan molekul yang ada dan menganalisis pada setiap kelompok fungsional yang diidentifikasi. Analisis yang dilakukan mengacu pada bond stretching dan bond bending. Hasil FTIR berupa grafik atau kurva transmitansi relatif (%) terhadap bilangan gelombang (cm-1).
Pengukuran dilakukan di daerah midinfrared dalam spektrum inframerah pada bilangan gelombang 4,000-200 cm-1. Energi yang dihasilkan dari radiasi akan menciptakan getaran dalam molekul. Pita serapan inframerah, khas dan spesifik untuk setiap jenis ikatan kimia atau gugus fungsi. Metode ini sangat membantu dalam mengidentifikasi senyawa organik dan organometallic. Spektrum yang dihasilkan dalam grafik menunjukkan persentase transmitansi yang bervariasi pada setiap frekuensi radiasi infra merah. Jumlah energi yang diserap oleh senyawa akan mempengaruhi kondisi molekul senyawa. Energi radiasi infra merah berhubungan dengan energi yang dibutuhkan untuk vibrasi suatu ikatan.
Berdasarkan hasil analisis FTIR, xenograft tulang sapi mengandung kristal kalsium fosfat. Hasil identifikasi gugus fungsi pada kombinasi ellagic acid dan kalsium fosfat menunjukkan bahwa ada perbedaan kandungan gugus fungsi yang teridentifikasi. Kemungkinan terbesar setelah pencampuran adalah senyawa ellagic acid tidak menghilang, ketika dicampur dengan xenograft tulang sapi. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa kombinasi kalsium fosfat dan ellagic acid mengandung gugus fungsi yang berbeda, ketika digabungkan, senyawa tersebut masih tetap kuat terdapat dalam campuran.
Penulis: Intan Nirwana (Departmen Material Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi , 51动漫)
Tulisan lengkap: Debby Saputera, Intan Nirwana, Michael Josef Kridanto Kamadjaja Spectroscopy Structure Analysis of Ellagic Acid and Calcium Phosphate. Journal of International Dental and Medical Research, 2021; 14(4): 1435- 1441 http://www.jidmr.com





