UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) menggelar kegiatan Iktikaf bersama pada Rabu-Kamis (26-27/03/2025) di Kampus MERR-C, UNAIR. Dalam kegiatan Iktikaf ini, UNAIR juga menghadirkan berbagai kajian bertema Al-Qur檃n dan kehidupan. Berbagai kajian tersebut bertujuan untuk mengedukasi peserta untuk lebih memahami nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan hidup modern.
Salah satu narasumber, Dr KH Syukron Djazilan, dalam kajiannya menyoroti terkait kecenderungan manusia mengakui keberhasilan pribadi, tetapi enggan bertanggung jawab atas kesalahannya. Fenomena ini mencerminkan kurangnya kesadaran akan pentingnya introspeksi dan tanggung jawab pribadi dalam kehidupan sehari-hari. 淪aat sukses, seseorang berkata ini usahaku. Namun, saat gagal, ia mencari kambing hitam, ujarnya.

Tanggung Jawab Moral dalam Islam
Diskusi berlanjut ke tanggung jawab moral. KH Syukron mencontohkan seorang anak yang membunuh kucing lalu mencari pembenaran atas tindakannya. Ia menegaskan bahwa Islam menekankan tanggung jawab individu. 淢anusia dipengaruhi genetik dan lingkungan, tetapi tetap bertanggung jawab atas perbuatannya, jelasnya.
KH Syukron juga mengkritisi teori survival of the fittest yang kerap manusia jadikan alasan untuk tindakan agresif. Islam menolak konsep ini karena kekuatan harus manusia gunakan untuk melindungi, bukan menindas. Islam mengajarkan bahwa setiap individu harus menjunjung tinggi keadilan dan tidak boleh menindas yang lemah demi kepentingan pribadi. 淪emakin kuat seseorang, semakin besar tanggung jawabnya, tambahnya.
Kritik terhadap Kapitalisme
Kajian ini juga mengkritik kapitalisme yang semakin menciptakan kesenjangan sosial. KH Syukron menyebut negara berbasis kapitalisme cenderung melahirkan ketimpangan ekonomi. Islam menawarkan solusi ekonomi berbasis keadilan. Prinsip ekonomi islam menekankan distribusi kekayaan yang adil serta larangan eksploitasi terhadap yang lemah. 淓konomi Islam tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menyeimbangkan hak dan kewajiban, ujarnya.
Sebagai penutup, KH Syukron juga mengajak peserta memahami dan mengamalkan Al-Qur檃n dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur檃n bukan hanya sekedar bacaan, tetapi pedoman yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan. 淜ita sering membaca Al-Qur檃n, tetapi apakah kita benar-benar meyakini dan mengaplikasikannya? tuturnya.
Penulis: Samudra Luhur
Editor: Edwin Fatahuddin





