n

51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

UKM UNAIR Usung Budaya Bali dalam Parade Bunga dan Budaya

parade bunga dan budaya
Sang ratu dari rombongan Askara Airlangga Kencana ketika melewati Grahadi, Surabaya. (Foto: Defrina Sukma S)

UNAIR NEWS “ Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 51¶¯Âþ unjuk gigi dalam parade bunga dan budayaKota Surabaya. Dalam acara yang digelar pada Minggu (7/5), delegasi UKM UNAIR membawakan tema budaya Bali.

Ketua Forum Komunikasi UKM UNAIR, Bisma Brata Atmaja, mengatakan tema budaya Bali terinspirasi dari asal usul Prabu Airlangga yang merupakan keturunan Raja Udayana dari Kerajaan Bali.

“Konsepnya model Bali tapi kita mengkombinasikan dengan musik patrol. Mengapa Bali? Karena Prabu Airlangga merupakan anak dari Raja Udayana di Bali,” tutur Bisma.

Representasi budaya Bali tersebut di antaranya tersampaikan dalam wujud gapura, busana, riasan wajah, hingga para personil UKM yang turut serta dalam rangkaian parade itu.

Bisma mengakui, persiapan rombongan Askara Airlangga Kencana tergolong singkat. Mereka hanya menyiapkan segala keperluan dalam waktu sembilan hari.

“Persiapannya semua dadakan termasuk para penari Merak itu baru berlatih selama dua hari,” terang Bisma.

Meski demikian, delegasi UNAIR dalam acara parade bunga dan budayatersebut memperoleh sambutan hangat dari para pengunjung. Para warga mencoba mengabadikan momen, bersalaman, dan bahkan mengambil bunga yang terpasang di kereta kencana. Tak kalah menariknya, raja dan ratu beserta pengawal juga melempar senyum dan melambaikan tangan kepada pengunjung.

“Sepanjang perjalanan, panas sekali tetapi rasanya menyenangkan. Kami sangat senang karena jadi pusat perhatian,” imbuh Bisma yang juga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR.

Mahasiswa asing asal Belanda yang mengikuti program praktik di UNAIR, Jeroen Meert, juga tak kalah senang bisa menjadi bagian parade budaya ini. Meert, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti parade bunga dan budaya.

“Saya tinggal di Belanda yang jumlah penduduknya sekitar 36ribu jiwa, tapi hari ini, saya melihat lebih dari 36ribu orang tumpah ruah di sepanjang jalan. Sangat ramai dan (cuacanya) panas,” imbuh Meert.

Senada dengan Bisma, Meert mengungkapkan bahwa para pengunjung terlihat gembira saat menyaksikan peserta parade budaya tak terkecuali rombongan UNAIR.

Usai menempuh jarak sepanjang lima kilometer dari kawasan Tugu Pahlawan, rombongan UNAIR disambut oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Taman Bungkul.

Acara parade bunga dan budaya merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi Kota Surabaya. Parade bunga dan budaya itu diikuti oleh 74 peserta dari kalangan dinas pemerintah, swasta, perbankan, perguruan tinggi, dan sekolah. Peserta parade bunga dan budaya yang dilepas oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan yang juga alumnus UNAIR tersebut menempuh rute kawasan Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Panglima Sudirman, dan berakhir di Taman Bungkul.

Penulis: Defrina Sukma S

AKSES CEPAT