UNAIR NEWS Gelaran Airlangga Education Expo (AEE) 2023 memasuki hari terakhirnya pada Minggu (5/02/2023). Kali ini, terdapat info session beberapa fakultas bidang kesehatan serta sains teknologi, yakni Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Teknologi Majau dan Multidisiplin (FTMM), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Dalam kesempatan itu, beberapa fakultas tersebut turut menghadirkan pimpinan serta perwakilannya untuk menyampaikan informasi serta keunggulan masing-masing fakultas.
Fakultas Tertua di Indonesia
51动漫 patut berbangga. Pasalnya, fakultas kedokteran gigi (FKG) yang ada di UNAIR merupakan fakultas kedokteran gigi tertua di Indonesia, yang berdiri pada tahun 1928.
Selain menjadi fakultas tertua, FKG UNAIR juga memiliki berbagai keunggulan lainnya dibuktikan dengan kesuksesan yang diraih oleh para lulusannya. Seperti halnya yang disampaikan oleh drg Anis Irmawati dalam info session tersebut.
淔KG UNAIR juga menjadi fakultas yang hebat karena lulusannya hebat-hebat. Salah satunya jenderal bintang satu, lulusan FKG UNAIR, pernah memimpin latihan gabungan di Timur Tengah dan AS, ujar Anis.
Sinergis dengan Tujuan Pendidikan Tinggi
Dalam sesi selanjutnya, Prof Dr Mustofa Helmi Effendi, drh DTAPH selaku perwakilan FKH UNAIR juga menyampaikan komitmen serta keunggulan dari fakultas tempatnya mengabdi. FKH UNAIR, kata Prof Helmi, menjadi salah satu fakultas yang sinergis dengan tujuan pendidikan tinggi di Indonesia.
淎pa itu tujuan pendidikan tinggi? Yaitu untuk menciptakan manusia yang mempunyai dua hal, yaitu intelektual dan emotional maturity. Hal tersebut bisa didapatkan jika kalian masuk FKH UNAIR, tuturnya.
Untuk menciptakan mahasiswa dengan intelektual dan emotional maturity, FKH UNAIR terus memberikan fasilitas untuk mewadahi setiap aktivitas mahasiswa, baik secara akademik maupun non-akademik. Hal tersebut dibuktikan dengan dibukanya berbagai kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program kreativitas mahasiswa (PKM), MBKM, hingga student outbound.
Lahirkan Ilmuwan Berpengaruh di Dunia
Tak mau kalah, fakultas sains dan teknologi (FST) UNAIR juga memaparkan berbagai keunggulan yang dimiliki. Terdiri dari beberapa program studi (prodi), FST UNAIR telah kantongi akreditasi internasional untuk empat prodi, serta akreditasi nasional unggul (A).
Berfokus di bidang sains dan teknologi, fakultas ini tak henti-hentinya lahirkan prestasi, baik dari mahasiswa maupun akademisinya. Dr Eridani MSi selaku perwakilan FST UNAIR menuturkan, salah satu prestasi membanggakan itu berhasil diraih oleh Dekan FST UNAIR yang menjadi salah satu di antara dua persen ilmuwan paling berpengaruh di dunia.

淪alah satu contoh ilmuwan berpengaruh di dunia adalah dekan kami yang menjadi satu dari dua persen ilmuwan berpengaruh di dunia. Tentu saja itu menjadi contoh yang bagus baik bagi para dosen maupun mahasiswa untuk menjadi ilmuwan yg berkualitas, ujar Eri.
Fakultas Termuda yang Unggul
Terakhir, FTMM selaku fakultas termuda di UNAIR juga memaparkan berbagai prestasi dan karya-karyanya. Terbentuk pada tahun 2019, FTMM UNAIR memiliki program studi rekayasa nanoteknologi yang menjadi satu-satunya di Indonesia. Selain itu, FTMM UNAIR juga miliki beberapa program studi lain di bidang teknik dan sains yang diciptakan guna menyongsong revolusi industri 4.0.
Rizky Astaria Rahmania, ST MSc selaku perwakilan FTMM UNAIR menjelaskan, fakultas yang tergolong baru tersebut sudah kantongi berbagai prestasi dan karya. Beberapa karya tersebut di antara lain adalah robot Isyana yang berperan penting dalam menangani Covid-19 beberapa waktu lalu.
Selain itu, FTMM UNAIR juga kerap mengadakan pengabdian masyarakat yang melibatkan baik dosen maupun mahasiswa. 淲alaupun umurnya baru tiga tahun, tapi FTMM UNAIR ini mainnya sudah jauh. Kami sudah sering melakukan pengabdian masyarakat, baik nasional maupun internasional. Tentunya kegiatan itu juga melibatkan mahasiswa, kata Rizky.
Pada akhir, Rizky menuturkan bahwa calon mahasiswa tak perlu takut bergabung dengan FTMM UNAIR. Pasalnya, mesti tergolong baru, FTMM UNAIR terus berkomitmen merangkul mahasiswanya dalam melakukan berbagai kegiatan bermanfaat dan berorientasi ke depan. (*)
Penulis: Yulia Rohmawati
Editor: Binti Q. Masruroh





