Pada pertengahan April 2024, nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp16.250 per dolar AS, yang akan sangat mempengaruhi perekonomian Indonesia. Menurut Prof Dr Rudi Purwono dari 51动漫, penurunan nilai rupiah ini akan meningkatkan biaya impor minyak dan utang luar negeri, serta memicu inflasi yang akan berdampak pada biaya hidup sehari-hari masyarakat. Untuk mengatasi situasi ini, Prof Rudi menyarankan agar pemerintah, Bank Indonesia, dan sektor swasta bekerja sama untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi kesejahteraan rakyat.
Baca juga:
Nilai Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Ini Damapknya Menurut Ekonom UNAIR





