UNAIR NEWS – Dalam produksi unggas memerlukan suhu inkubasi yang sesuai untuk perkembangan embrio selama masa penetasan. Tekanan suhu berpengaruh pada persentase penetasan, waktu penetasan, bobot, dan angka kematian embrio broiler. Suhu inkubasi optimal untuk perkembangan embrio broiler adalah dalam rentang 37-380C. Dalam suhu inkubasi yang lebih tinggi dalam rentang 42-440C bersifat mematikan atau embriotoksik untuk perkembangan embrio ayam. Inkubasi dalam suhu lebih rendah menyebabkan enzim korion tidak berfungsi dan membuat embrio tua melarutkan cangkang telur, sehingga proses penetasan menjadi lebih lama.
Baca juga:
Peneliti UNAIR Kembangkan Produk Meniran Untuk Tingkatkan Kualitas Ternak





