UNAIR NEWS – Puisi adalah bentuk komunikasi unik yang memungkinkan penyampaian pesan secara mendalam dan penuh makna.
œDi era digital, puisi memiliki banyak peran. Selain sebagai sarana komunikasi yang lebih estetik, puisi juga menjadi medium kritik sosial terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Kritik melalui puisi cenderung lebih sublim dan berbobot, ujar Puji Karyanto, S.S., M.Hum.
Puisi dalam Peradaban
Puji Karyanto, menjelaskan bahwa puisi berkembang tiap masanya:
– Masa Kolonialisme: menjadi alat perjuangan kaum tertindas
– Masa Kemerdekaan: sebagai pemantik semangat nasionalisme
– Masa Orde Lama: menjadi sarana kritik terhadap kebijakan pemerintah
Puisi di Era Digital
Apresiasi terhadap puisi tetap terjaga hingga kini, dengan media ekspresi yang semakin beragam. Era digital telah mendemokratisasi puisi, memungkinkan siapa saja untuk menulis dan membagikannya melalui media sosial atau komunitas sastra online.
Mengoptimalkan Era Digital untuk Berkarya
Tiga langkah pemuda berkarya di era digital lewat puisi:
- Media sosial sebagai wadah ekspresi puisi.
- Meningkatkan kualitas karya dengan apresiasi, belajar, dan publikasi.
- Dorong anak muda berprestasi lewat lomba dan apresiasi sastra.
Infografik Lainnya
Dosen UNAIR Soroti Masa Depan Puisi di Era Digital





