51动漫

51动漫 Official Website

Inisiatif Lintas Keilmuan, Mahasiswa Vokasi UNAIR Raih Finalis I AAI Awards

Penyerahan Penghargaan Finalis 1 AAI Awards 2024 kepada Dewi Aprilia Indy Saputri (Foto: Dewi Aprilia Indy Saputri)
Penyerahan Penghargaan Finalis 1 AAI Awards 2024 kepada Dewi Aprilia Indy Saputri (Foto: Dewi Aprilia Indy Saputri)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (), Fakultas Vokasi 51动漫 (UNAIR) menjadi Finalis I pada ajang AAI Awards 2024. Penganugerahan penghargaan oleh Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) itu berlangsung di Universitas Indonesia (UI), Sabtu (10/8/24). 

Dewi Aprilia Indy Saputri, pemenang tingkat nasional Lomba Poster Infografis Tematik dan Lomba Kinerja Kepengurusan Tingkat Wilayah AAI Provinsi dan Kementerian/Lembaga Negara. Dewi memenangkan perlombaan di kategori Arsip dan Perspektif Milenial membawa tema 淩evolusi Arsip Digital.

Perjalanan Dewi bermula ketika mengikuti perlombaan infografis tingkat universitas. Dia berhasil menduduki peringkat atas di UNAIR dan melanjutkan ke tingkat nasional. 淎walnya saya coba-coba tapi perlombaan ini sepertinya menarik. Apalagi K3 juga berhubungan dengan kearsipan. Jadi saya ingin mencoba sekaligus belajar melalui perlombaan ini, ungkap Dewi. 

Dewi berupaya menyelami ilmu kearsipan pada perlombaan ini, meskipun dia berasal dari prodi K3. Sebuah tantangan baru bagi Dewi untuk menyelesaikan setiap tahap seleksi. Usaha Dewi juga tidak luput dari bimbingan teman-teman dan dosen bidang kearsipan. 

淭erkait persiapan lomba dan copywriting, saya dibantu teman-teman prodi kearsipan. Selain itu, keterlibatan Pak Dedy Triono ST MMT dan orang-orang yang ahli di bidang kearsipan. Mereka membimbing terkait hal-hal kearsipan dari awal sampai pada hasil final, tutur Dewi. 

 Karya Poster Infografis Tematik Dewi Aprilia Indy Saputri di AAI Awards 2024 (Ilustrasi: Dewi Aprilia Indy Saputri)

Pengalaman baru bagi Dewi mencoba kompetisi infografis tematik kategori Arsip dan Perspektif Milenial. Dewi sempat ragu dan takut ketika mempresentasikan karyanya. Namun, keraguan tersebut tidak mengendurkan semangat Dewi. 淜etika mempresentasikan karya, saya sempat gugup dan ragu. Saya takut salah menjelaskan hal-hal tentang kearsipan, imbuh Dewi. 

Tanggung jawab perkuliahan menjadi salah satu tantangan bagi Dewi saat proses seleksi lomba. Dia juga harus menjalani ujian akhir semester (UAS), praktikum, dan riset di tengah seleksi lomba.淪eleksi lomba sempat berdekatan dengan jadwal UAS. Saya harus mengatur waktu agar UAS saya tidak kalang kabut. Sebelumnya, saya juga harus membagi waktu antara fokus lomba, praktikum, dan riset, papar Dewi.

Kegiatan yang padat membuat Dewi harus pandai mengelola waktu agar tidak mengacaukan tugas dan kewajiban. Alhasil setiap tugas dan kewajiban dapat berjalan dan selesai dengan baik.Setiap tantangan tidak membuat Dewi pesimis dalam menjalani setiap proses.

Usaha Dewi membuktikan bahwa dia layak menjadi pemenang, dari lintas keilmuan hingga menjalankan tanggung jawab ganda. Dewi berharap bisa terus menambah prestasi dan pengalaman-pengalaman baru. 淯ntuk teman-teman, jangan takut mencoba hal baru selama tidak mengganggu proses perkuliahan. Ketika mengikuti perlombaan harus tetap fokus dan eksplor ide-ide baru, tutup Dewi.

Penulis: Syaharani Putri Aisyah

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT