51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Instrumen Penilai Kualitas Hidup Assessment of Quality of Life-4 Dimensi (AQoL-4D)

IL by Finansialku

Konsep kualitas hidup mengacu pada persepsi individu terhadap kehidupan dalam konteks budaya dan norma social. Lebih lanjut lagi kualitas hidup adalah komponen kualitas hidup seseorang secara keseluruhan yang mewakili efek fungsional dari penyakit serta efek samping dari terapi yang dialami pasien. Selain itu kualitas hidup erat  kaitannya dengan tujuan, harapan, dan standar hidup pasien. Badan kesehatan dunia (WHO) juga menekankan bahwa kualitas hidup meliputi faktor kesehatan dan non kesehatan seperti ekonomi, politik, dan budaya. Itu sebabnya kualitas hidup yang baik tidak berarti terbebas dari penyakit namun apakah seseorang dapat melaksanakan fungsi dalam kehidupannya dengan baik.

Ada dua instrumen untuk mengukur kualitas hidup yaitu instrument spesifik untuk penyakit tertentu dan instrument generik. Pilihan antara instrumen generik dan spesifik ini sangat tergantung pada tujuan penelitian, subjek penelitian, dan aspek kritis yang diselidiki. Instrumen penyakit tertentu sangat membantu dokter untuk memantau efek pengobatan serta perkembangan penyakit. Namun, instrumen generik dapat menangkap dimensi dan fungsi kesehatan secara umum berdasarkan pengalaman pasien.  Instrumen ni juga lebih sensitif terhadap kondisi pasien yang memiliki lebih dari satu penyakit yang sukar ditentukan dengan instrumen spesifik, mengingat instrument spesifik mengukur kualitas hidup hanya pada satu penyakit tertentu saja.

Secara global, kira-kira satu dari tiga orang dewasa menderita berbagai kondisi kronis (MCC). Tinjauan ini memberikan gambaran komprehensif tentang beban epidemiologis, ekonomi dan pasien yang dihasilkan. Variasi tingkat prevalensi MCC hingga tiga kali lipat: dari 16% menjadi 58% dalam penelitian di Inggris, 26% dalam penelitian di AS, dan 9,4% di Perkotaan Asia Selatan. Kondisi tertentu mengelompok bersama lebih sering dari yang diharapkan, dengan asosiasi hingga tiga kali lipat, seperti pada kelompok (cluster) depresi terkait dengan stroke dan penyakit Alzheimer, lalu cluster penyakit menular seperti TB dan HIV/AIDS yang terkait dengan diabetes dan Cardio Vascular Disease (CVD). Cluster ini penting sekali terkait dengan beban pasien termasuk kemerosotan kualitas hidup, biaya yang harus dibayar sendiri oleh pasien, kepatuhan pengobatan, ketidakmampuan untuk bekerja, kontrol perkembangan penyakit, serta proyeksi pembiayaan kesehatan oleh pemerintah.

AQoL-4D adalah salah satu instrumen generik berbahasa Inggris yang digunakan untuk mengukur kualitas hidup yang dikembangkan oleh para peneliti Australia dengan menggunakan teknik psikometri, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. AQoL-4D terdiri dari empat dimensi kualitas hidup: hidup mandiri, hubungan, indra, dan kesehatan mental. Setiap dimensi memiliki tiga pertanyaan, sehingga jumlah pertanyaan dalam kuesioner AQoL-4D adalah 12. Penilaian AQoL-4D untuk pengukuran psikometrik menggunakan skala Likert empat dasar, yaitu tidak pernah = 1; jarang = 2; berkali-kali = 3; dan sering = 4. Skor total terendah adalah 12 yang mencerminkan kualitas hidup yang baik, sedangkan skor tertinggi adalah 48 yang mencerminkan kualitas hidup yang buruk .

Mengingat belum tersedianya instrumen yang dapat mengukur kualitas hidup pada pasien yang memiliki berbagai kondisi kronis, maka dilakukanlah penelitian ini yang bertujuan mengalibahasakan, memvalidasi sekaligus menguji reliabilitas instrumen AQoL-4D pada penderita penyakit kronis. Sejumlah 142 pasien dengan penyakit kronis terlibat dalam penelitian. Hasil uji validitas konstruk dengan menggunakan product-moment Pearson menunjukkan bahwa semua item berhubungan signifikan pada taraf 0,01. Koefisien korelasi dari pertanyaan adalah 0,347-0,595. Sedangkan hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa total nilai Cronbach’s alpha adalah 0,669. Nilai alpha cronbach untuk setiap item pertanyaan berkisar antara 0,633-0,670. Hasil uji validitas dan reliabilitas ini menunjukkan bahwa AQoL-4D versi Bahasa Indonesia valid dan reliabel dan dapat digunakan untuk mengukur kualitas hidup pada penderita berbagai penyakit kronis terutama yang dapat mempengaruhi kesehatan mental pasien penyakit kronis.

Penulis: apt. Gusti Noorrizka Veronika Achamd, S.Si., M.Sc.

Yuni Priyandani, S.Si., Apt., Sp.FRS

Elida Zairina, S.Si., M.P.H., Apt., Ph.D.

Rifqi Mahdiya Husna

Hasil penelitian bisa dilihat di:

Achmad, G. N., Husna, R., Priyandani, Y., & Zairina, E. (2023). Translation, validation, and reliability of the Indonesian versionAssessment of Quality of Life-4 Dimensions (AQoL-4D). Pharmacy Education, 23(2), p. 9“13. https://doi.org/10.46542/pe.2023.232.913

AKSES CEPAT