51动漫

51动漫 Official Website

ITS Itu Adiknya UNAIR

Di berbagai WA grup kita menerima informasi bahwa Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya atau ITS berencana mendirikan fakultas kedokteran disertai informasi lowongan tenaga dosen dari latar belakang fakultas kedokteran. Ada sedikit keterjutan dari kita semua kok ITS yang dikenal sebagai perguruan tinggi yang fokus ke bidang ilmu teknologi seperti perkapalan, elektro, arsitek, sipil, kimia sekarang mulai melirik ke ilmu kedokteran. Namun mungkin bagi ITS kata kedokteran itu bukan kata yang asing mengingat pendiri ITS itu seorang dokter!

Saya ingat beberapa tahun lalu ketika Prof. Muhammad Nuh mantan Menteri Pendidikan dan rektor ITS berbicara di acara Dies Natalis UNAIR di Hotel Bumi (Hyatt) Surabaya mengatakan bahwa sejatinya ITS itu adiknya UNAIR karena tokoh sentral pendiri ITS itu dokter alumni fakultas kedoketeran UNAIR. Memang tidak semua masyarakat mengetahui hal ini bahkan civitas akademika UNAIR dan ITS pun tidak semuanya mengetahuinya.

Ya betul pendiri ITS itu seorang dokter, beliau adalah dr. Angka Nitisastro lulusan fakultas kedokteran 51动漫 ketika masih zaman Belanda. Nama sekolahnya NIAS (Nederlandsch Indische Artsen School) dan beliau bekerja di Rumah Sakit Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Catatan sejarah di ITS menyebutkan bahwa Kampus ITS itu didirikan atas bentuk keprihatinan para Insinyur yang tergabung dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII) tentang minimnya jumlah Insinyur kawasan Indonesia timur dan kebutuhan tenaga industri serta pembangunan di Indonesia. Salah satu putra dr. Angka mengisahkan bahwa awalnya dr. Angka ini mengusulkan kepada PII untuk medirikan kampus teknik di Surabaya, dan pihak PII menyetujui untuk memfasilitasi pendirian kampus teknik ini asal dr. Angka yang menjadi ketuanya.

Akhirnya, 渇rom the scratch atau dari nol, dr. Angka mendirikan Yayasan Perguruan Tinggi Teknik (YPTT) hingga menjadi sebuah kampus negeri. Dari tempat kuliah yang masih terpencar di banyak tempat, hingga Kampus Sukolilo, adalah buah usaha dr Angka bersama anggota Yayasan lainnya. Perjuangan sang dokter alumni UNAIR ini sangat sulit kala itu  mencari bangunan yang bisa digunakan sebagai ruang kuliah, susahnya mencari tenaga pengajar, dan tentu keuangan yang sempoyongan. Termasuk  jatuh bangun dr Angka ketika mendatangkan Presiden RI, Ir Soekarno untuk meresmikan ITS.

dr. Angka memang keturunan orang terpandang terutama dibidang Pendidikan, ibu dan bapaknya adalah guru di Bali dan menjadi penulis di pulau dewata ini. Semua tujuh saudaranya juga pendidik/dosen, dari semua saudara itu hanya dr. Angka yang menjadi seorang dokter dan aktif di pergerakan Taman Siswa di Surabaya.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa adiknya dr. Angka itu orang ternama di jaman awal-awalnya pemerintahan Suharto yaitu Prof. Wijoyo Nitisastro salah satu arsitek pembangunan ekonomi Indonesia Bersama sama Prof. Sumitro, Prof. Emil Salim, Prof. Sumarlin dsb. Prof. Wijowo Nitisastro ini dulu pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional periode 1971-1973 dan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan sekaligus merangkap sebagai Ketua Bappenas pada periode 1973-1978 dan 1978-198. Widjojo, oleh Pemerintah Kabupaten Jombang ditasbihkan sebagai tokoh perubahan asal kota. Ia disandingkan dengan tokoh Nasional lain seperti Gus Dur, Hasyim Asy檃ri (pendiri NU), Nur Cholis Madjid (cendikiawan muslim), Gombloh (Musisi), Cak Durasim (Budayawan), Emha Ainun Najib (Budayawan), dan lainnya.

Para pendiri Yayasan Perguruan Tinggi Teknik (YPTT) Sepuluh Nopember yang menjadi embrio ITS adalah para alumnus berbagai kampus yang lebih tua. Selain Bapak dr Angka adalah lulusan kedokteran STOVIT (Unair). Ada Ir R Soendjasmono dan Kol Laut Ir Marseno Wirjosapoetra Rektor kedua ITS juga merupakan lulusan THS Bandung (ITB).

Ada Ir Harjono Sigit, Ir Sugeng Gunardi dan Prof Johan Silas, para pelopor dan pendiri FTSP ITS, merupakan alumnus ITB semuanya. Ada Prof Mahfudz Zaky yang pernah kuliah di UGM. Namun, ada pula para tokoh pendiri yang bukan akademisi seperti Jahja Hasyim, Asnoen Arsat, Aris Moenandar dan lainnya.

Jadi boleh dikatakan bahwa ITS itu adiknya UNAIR dan keduanya sama didirikan secara resmi pada tanggal 10 Nopember dimana UNAIR ditahun 1954 dan ITS ditahun 1957. Kebetulan kampus kedua kakak beradik ini sekarang berdekatan.

AKSES CEPAT