51动漫

51动漫 Official Website

Kadar Serum Growth Differentiation Factor 15 sebagai Biomarker Penyakit Ginjal Kronis

Tatalaksana Minimal Invasif pada Trauma Ginjal Derajat Berat yang Tidak Tertangani dengan Baik dengan Komplikasi yang muncul
Ilustrasi ginjal (Foto: Bumame)

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kadar GDF-15 dan keberadaan CKD pada pasien dengan T2DM, kemudian menganalisis nilai batasnya. Kadar GDF-15 serum diukur menggunakan kit uji imunosorben terkait enzim. Analisis kurva karakteristik operasi penerima menghasilkan area di bawah kurva sebesar 0,846 dengan nilai-p yang signifikan secara statistik < 0,001. Nilai batas optimal untuk serum GDF-15 untuk mendeteksi keberadaan CKD ditetapkan sebesar 362,80 pg/mL, dengan nilai sensitivitas dan spesifisitas yang sesuai masing-masing sebesar 77% dan 79%.

Lebih lanjut, hubungan yang signifikan antara kadar GDF-15 dan T2DM tanpa CKD dan T2DM dengan CKD diamati. Nilai batas GDF-15 untuk mendeteksi adanya CKD ditetapkan sebesar 362,80 pg/mL dengan nilai sensitivitas dan spesifisitas masing-masing 77% dan 79%, hal ini dapat dianggap sebagai biomarker potensial untuk mendeteksi CKD pada individu dengan T2DM.

Kadar GDF-15 dikaitkan dengan penurunan fungsi ginjal. Lebih jauh, peningkatan kadar GDF-15 telah dikaitkan dengan komplikasi mikrovaskular, khususnya perkembangan penyakit ginjal kronis pada pasien dengan diabetes melitus. 6 Studi lain mengungkapkan peningkatan kadar GDF-15 pada pasien dengan T2DM, yang menunjukkan potensi GDF-15 sebagai biomarker untuk mengidentifikasi individu yang berisiko mengalami pradiabetes. Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik dengan prevalensi yang meningkat di seluruh dunia.

Menurut International Diabetes Federation pada tahun 2019, DM menyebabkan 4,2 juta kematian. CKD ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang mengakibatkan penurunan laju filtrasi glomerulus. Akibatnya, kadar GDF-15 meningkat sebagai penanda respons stres seluler,3 peradangan,24 dan adanya penyakit ginjal dan metabolik.

Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan dilakukan di Rumah Sakit 51动漫 antaraProtokol penelitian telah mendapat izin etik dari komite etik institusional Rumah Sakit 51动漫, dengan nomor persetujuan 082/KEP/2022.

Sampel serum darah digunakan dalam penelitian ini untuk pengukuran Faktor Diferensiasi Pertumbuhan 15. Dalam kasus di mana data menyimpang dari normalitas, uji Mann-Whitney U digunakan. Untuk menentukan nilai batas optimal dan menilai sensitivitas dan spesifisitas, analisis kurva karakteristik operasi penerima dilakukan. Untuk data kategorikal, uji chi-square digunakan untuk mengevaluasi hubungan. Antivirus diketahui dapat menyebabkan kerusakan hati pada pasien Covid-19, termasuk

Penulis: Puspa Wardhani

Link:

Baca juga: Kualitas Hidup Anak dengan Penyakit Ginjal Kronis

AKSES CEPAT