UNAIR NEWS – Masjid Ulul Azmi 51动漫 (UNAIR) menggelar kajian Ramadan pada Rabu (5/3/2025). Kajian tersebut bertajuk Enam Kurikulum Ramadan yang disampaikan oleh Ustaz Djunaidi Sahal M Ag di Kampus MERR-C UNAIR. Dalam pembukaan ceramah, Ustaz Djunaidi Sahal membahas ayat sentral dalam Al-Qur檃n yaitu Surah Yunus: 58 yang berbunyi: Katakanlah (Nabi Muhammad), Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.听
Ustaz Djunaidi menerangkan bahwa umat muslim harus gembira terhadap karunia dan rahmat Allah. “Umat muslim harus gembira terhadap karunia dan rahmat Allah karena itu lebih baik dari dunia dan isinya. Karunia Allah adalah Al-Qur檃n dan rahmat Allah adalah Rasulullah SAW,” terang Ustaz Djunaidi.
Kurikulum Ramadan
Lebih lanjut, Ustaz Djunaidi menerangkan Enam Kurikulum Ramadan. Ia menganjurkan umat muslim untuk menunaikan puasa selama 24 jam. Dalam bahasa Arab, shaum atau shiyam artinya menahan, maksud menahan sama dengan imsak. Puasa Ramadan artinya puasa satu bulan yang lamanya 24 jam x 30 hari. Pada siang hari puasa fiqih, pada malam hari mulai magrib sampai subuh menahan makan agar tidak berlebihan, sehingga anjurannya makan hanya dua kali saat sahur dan berbuka. Senada dengan sabda Rasulullah, bahwa sesungguhnya setan berjalan ke arah peredaran manusia maka persempit jalan setan dengan rasa lapar.
Kemudian, Ustaz Djunaidi menuturkan sebuah riwayat Shahih Muslim yang berbunyi 淪alat malam hendaknya dilakukan 2 rakaat boleh sampai menjelang shubuh dengan batasan waktu dan diakhiri dengan Salat Witir. Ia juga menekankan agar umat muslim tidak meninggalkan salat tarawih. 淣ilai salat tarawih sama dengan pahala puasa. Lalu juga istiqomah membaca Al-Qu檃n terutama selama Ramadan berlangsung dengan target one day one juz, ungkapnya.
Amalan lainnya yang juga penting untuk dilaksanakan selama Ramadan adalah bersedekah. Sedekah, kata Ustaz Djunaidi, merupakan amalan yang Allah SWT cintai. 淯sahakan banyak bersedekah walaupun hanya 1 bungkus nasi. Sedekah bisa dalam bentuk apa pun baik berbentuk uang, pikiran, maupun tenaga, ucap Ustaz Djunaidi. Kontribusi dan kebaikan kita terhadap orang lain akan bernilai dua kali lipat daripada kebaikan selama di bulan lain. Dengan bersedekah segala persoalan akan menjadi lebih mudah.
Bulan Penuh Ampunan
Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Selama sebulan penuh, umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Salah satu aspek penting yang seringkali terabaikan dalam menjalankan ibadah puasa adalah menjaga lisan. 淛angan sampai lisan kita menyakiti orang lain sehingga dapat menimbulkan konflik di antara sesama, imbuh Usztaz Djunaidi.
Sebagai penutup, Ustaz Djunaidi berpesan agar umat muslim memperbanyak I’tikaf di Masjid. 淪ebelum masuk masjid niatkan I’tikaf yang dimulai dari waktu magrib hingga subuh. Jika tidak bisa menunaikan selama 30 hari tunaikanlah 10 hari jika tidak mampu maka lakukan I’tikaf pada malam yang ganjil, terang Ustaz Djunaidi.
Jika mampu menunaikan enam kurikulum Ramadan, ujar Ustaz Djunaidi, maka bulan Ramadan akan semakin berkualitas.
Penulis: Arifatun Nazilah
Editor: Yulia Rohmawati





