UNAIR NEWS – Mengikuti kompetisi debat memang sudah menjadi 榯radisi bagi Badan Semi Otonom (BSO) Masyarakat Yuris Muda Airlangga (MYMA) Fakultas Hukum 51动漫. Kali ini, tim debat dari BSO Masyarakat Yuris Muda Airlangga kembali mengantongi predikat Juara I dalam kompetisi debat se- Surabaya dan Madura yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura.
Sebanyak empat mahasiswa yang telah terpilih menjadi delegasi untuk mengikuti lomba debat tersebut terdiri dari dua tim yakni tim debat dan tim riset. Untuk tim debat diisi oleh Shevierra Danmadiyah (2016), Sayyidatul Insiyah (2016) dan Cindy Cendhani (2017). Kemudian didalam tim riset diisi oleh Xavier Nugraha (2015).
Kompetisi yang diberi nama 淕ebyar HTN-HAN itu berlangsung pada 12-13 Mei dan diikuti oleh berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Surabaya dan Madura baik negeri maupun swasta. Beberapa Universitas yang turut berpartisipasi antara lain 51动漫, Universitas Hang Tuah, Universitas Trunojoyo dan Universitas Islam Negeri Pamekasan.
Sebelum lomba berlangsung, berbagai persiapan telah dilakukan oleh tim guna menunjang penampilan mereka ketika lomba. Meski hanya berlatih kurang dari satu bulan dan beberapa delegasi juga harus mempersiapkan lomba debat Mahkamah Konstitusi. Namun, para delegasi mampu membuktikkan bahwa mereka masih dapat meraih juara.
淭im kami bangga atas diraihnya juara I ini karena kami pun tidak menyangka dengan persiapan yang tidak begitu lama, disamping itu saya dan salah satu delegasi yakni Sisi (Sayyidatul) juga harus melakukan persiapan lomba MK. Kami baru pulang hari Jumat, dan kesokan harinya langsung berangkat ke Madura, ungkap Shevierra selaku ketua delegasi.
Sebelum menempati posisi juara I, delegasi UNAIR berhasil memperoleh skor tertinggi dari kedua tim di babak penyisihan. Kemudian pada perempat final tim UNAIR dipertemukan dengan tim tuan rumah. Dibabak semifinal delegasi UNAIR berhasil mengalahkan lawan dengan skor mutlak.
淧ada saat semi final kami mampu mengalahkan tim lawan dengan mengantongi 5 poin dari kelima juri. Sehingga kami lolos ke babak final dengan membawakan mosi Pembubaran MPR RI pada posisi Pro, tutur mahasiswa semester 4 tersebut.
Penulis : Pradita Desyanti
Editor: Nuri Hermawan





