51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Karakteristik Klinis 6102 Kasus Tanpa Gejala dan Kasus Ringan Pasien COVID-19 di Indonesia

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan peningkatan kasus yang terkonfirmasi, membuat studi epidemiologi menjadi penting untuk mengidentifikasi sumber penularan dan mengembangkan metode pengobatan yang efektif. Kami melakukan studi tentang karakteristik klinis pasien COVID-19 tanpa gejala dan gejala ringan di rumah sakit darurat di Indonesia.

Ini adalah studi epidemiologi yang melibatkan 6102 pasien yang dirawat di rumah sakit terdepan Indrapura di Surabaya dari Mei 2020 hingga Februari 2021. Kami menggambarkan data demografi, tanda dan gejala klinis, data laboratorium, terapi, dan gejala klinis. hasil. Hasil: Sebanyak 6102 pasien terlibat dalam penelitian ini, dengan 3664 (60,04%) adalah laki-laki dan 2438 (39,95%) adalah perempuan. Rentang usia 21-30 tahun adalah yang paling umum, terhitung 31,1% (1898 pasien). Populasi memiliki 1476 pasien (24,2%) dengan kondisi komorbiditas. Komorbiditas paling umum yang diamati di antara pasien ini adalah hipertensi, mempengaruhi 1015 orang (16,6%).

Dari total 6006 pasien yang diamati, 40,7% (n = 2486) tidak menunjukkan gejala, 54,6% (n = 3329) memiliki gejala ringan, dan 3,1% (n = 191) memiliki gejala sedang. Semua pasien diberikan terapi suportif tanpa menggunakan obat antivirus. Dari 6102 pasien yang termasuk dalam penelitian, 5923 pasien (97,1%) mencapai kesembuhan, 36 pasien (0,6%) sedang menjalani pengobatan, 142 pasien (2,3%) dirujuk untuk indikasi desaturasi (SpO2 < 94%), dan satu pasien meninggal karena dugaan kejadian kardiovaskular. Dari total jumlah pasien, 74,5% (4529 pasien) memiliki rata-rata lama rawat inap (LOS) kurang dari 10 hari, sedangkan 25,6% (1563 pasien) memiliki rata-rata lama rawat inap lebih dari 10 hari.

Presentasi klinis pasien COVID-19 tanpa gejala dan ringan di rumah sakit darurat sangat bervariasi berdasarkan usia dan jenis kelamin pasien. Batuk dan hiposmia adalah gejala yang sering diamati. Terapi suportif efektif, dan penerapan jarak sosial yang ketat sangat penting dalam mencegah penyebaran penyakit ini dari individu yang tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala ringan.

Kata kunci: COVID-19; tanpa gejala; epidemiologi; Manifestasi klinis

Penulis: Dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD., K-PTI., FINASIM

Informasi detail dari laporan ini dapat dilihat pada tulisan kami di

AKSES CEPAT