n

51动漫

51动漫 Official Website

Kata Mereka, Saat Melangsungkan UAS Sembari Puasa

ilustrasi
Ilustrasi oleh liputan 6

UNAIR NEWS Ada yang berbeda dengan Ujian Akhir Semester (UAS) yang dilaksanakan civitas akdemika 51动漫 kali ini, yakni bertepatan dengan pelaksanaan bulan Ramadhan. Di tengah menjalankan kewajiban untuk berpuasa, mahasiswa juga dihadapkan dengan seabrek tugas akhir dan rentetan soal ujian. Tentunya, hal itu menjadi kesan tersendiri dari berbagai mahasiswa UNAIR. Mau tahu apa kesan para mahasiswa menghadapi UAS di bulan Ramadhan? Berikut telah UNAIR NEWS kumpulkan kesan beberapa mahasiswa:

淢erasa sedikit sulit membagi waktu saja sih antara ibadah dan belajar. Biasanya kan belajar saat malam hari, namun di Bulan Ramadhan ini juga harus melaksanakan salat tarawih dan tadarus di mushola. Selain itu saat mengerjakan UAS juga harus meningkatkan kejujuran.

  • Ulin Najih, Ilmu Informasi dan Perpustakaan 2017

淯AS di bulan puasa itu pastinya beda seperti hari biasanya. Bedanya itu kalau hari biasa pasti sedia air minum, tapi karena puasa ya tidak bawa minum. Kalau UAS di hari biasa bangun jam 4 buat belajar lanjut sholat subuh, tapi kalau lagi puasa begini bangun sahur lanjut sholat dan belajar. Sampai kelas pukul setengah 8 langsung manggut-manggut seperti wiritan nyatanya, efek mengantuk gak bisa menahan beban kepala. Yang lebih menarik lagi UAS di bulan puasa kali ini terasa sangat menyenangkan bagiku, karena banyak faktor pastinya.

  • Lady Viron, Ilmu Komunikasi 2016

淢别苍耻谤耻迟办耻 gak masalah sih, malah menambah rasa sabar saat mengerjakan soal UAS. Walaupun puasa begini masih tetep semangat. Gak terlalu jadi halangan biarpun perut kosong. Tapi kalau terlalu dikuras buat UAS ya jadi gak fokus mengerjakan.

  • Isna Ulfa Sari, Ekonomi Pembangunan 2017

淯AS bersamaan dengan bulan puasa itu, tidak bisa minum es habis ngerjain soal. Setelah melakukan hal yang cukup menguras tenaga kita harus menunggu sampai adzan Maghrib tiba untuk mengembalikan energi. Tapi UAS di bulan Ramadhan ini semoga berkah.

  • Nurhabib Solikin, Ekonomi Islam 2017

Penulis: M. Najib Rahman

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT