UNAIR NEWS Menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) 51动漫 tentunya selalu berinteraksi dengan hewan. Bahkan tak sedikit ada mahasiswa yang memelihara herwan. Desy Meta Anggraini misalnya, yang memiliki hewan peliharaan di rumahnya.
淢erawat hewan adalah kegiatan favorit saya, di rumah punya banyak hewan seperti kucing, sapi, burung, lele, dan angsa, ujarnya.
Kecintaannya terhadap binatang itu mengantarkan Desy berhasil meraih wisudawan terbaik dengan IPK 3,94. Ia mengaku pencapainnya ini tidaklah mudah. Perjuangan yang sangat luar biasa ia rasakan, pasalnya ketika mengerjakan tugas akhir tersebut ia sempat berkali-kali menjalani revisi.
淪kripsi ini memang penuh pengorbanan, baik waktu, pikiran, dan perasaan. Terlebih ketika teman-teman saya revisi 3-4 kali kemudian sidang, saya harus melewati 15 kali revisi, dan juga harus membagi waktu sebagai asisten dosen, papar Desy.
Dibalik perjuangan tersebut Desy memiliki modal yang luar biasa, yakni tekad menghadapi sesuatu yang dengan sabar dan ikhlas. Karena kesemuanya itu bagi Desy adalah hal yang membuat semakin mandiri.
淧okoknya jangan pernah berhenti mengerjakan skripsi atau tugas walupun mood sedang jelek, lebih baik kerjakan sedikit demi sedikit namun ajeg dan jangan banyak mengeluh percaya saja bahwa Tuhan yang punya rencana indah. Kucinya adalah usaha, sabar, dan tawakal, jelas.
Perempuan kelahiran Pacitan 23 tahun silam ini juga aktif di organisasi kampus. Tercatat selama studi ia sempat menjabat sebagai sekretaris Divisi Media dan Opini Jamaah Mulim Veteriner tahun 2014. Selain itu, ia pernah juga menjadi Asisten Dosen di Departemen Parasitologi selama 2 semester.
淪aya merasa bangga karena bisa mendapat kepercayaan dari dosen untuk bisa membimbing adik-adik. Melelahkan memang namun rasanya bahagia ketika bisa membantu adik-adik untuk memahami materi, pungkasnya. (*)
Penulis : Akhmad Janni
Editor : Nuri Hermawan





