51动漫

51动漫 Official Website

Kedokteran Hewan FIKKIA Pastikan Keamanan Pangan Daging Kurban di Banyuwangi

Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR Melaksanakan Pemeriksaan AMPM di Wilayah Kecamatan Giri. (Foto: Istimewa)
Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR Melaksanakan Pemeriksaan AMPM di Wilayah Kecamatan Giri. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Program Studi Kedokteran Hewan 51动漫 (UNAIR) Banyuwangi turut memastikan keamanan daging hewan kurban. Yaitu melalui kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan program pemeriksaan antemortem dan postmortem (AMPM). 

Terdapat 60 mahasiswa yang terlibat pada kegiatan yang berlangsung Jumat (6/6/2025) dan Sabtu (7/6/2025). Mereka terbagi dalam beberapa wilayah. Mulai dari RPH Banyuwangi, Kecamatan Banyuwangi, Rogojampi, Kabat, Srono, Giri, Kalipuro, Glagah, Licin, Blimbingsari, dan Siliragung.

Ketua Pelaksana AMPM, Aisyah Shafa Rasmana mengatakan pemeriksaan hewan kurban menjadi bagian penting dari profesi kedokteran hewan dalam menjamin daging kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Daging dengan kriteria ASUH layak untuk dikonsumsi masyarakat. Selain sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat, mahasiswa dapat mengaplikasikan keilmuan dalam pemeriksaan kesehatan hewan dengan tepat.

淧emeriksaan berlangsung dua kali yaitu Ante mortem atau sebelum kematian dengan memeriksa performa hewan kurban sebelum disembelih, katanya. 

Pemeriksaan antemortem bertujuan memastikan hewan kurban terbebas dari tanda penyakit. Mahasiswa bersama dokter hewan lapangan juga melakukan mengidentifikasi jenis kelamin dan umur hewan melalui pertumbuhan sepasang gigi tetap. Tanda hewan sehat terlihat dari perilaku hewan yang aktif bergerak. Pemeriksaan post mortem dilakukan melalui pengamatan visual (inspeksi), perabaan (palpasi), dan penyayatan(insisi). Baik daging karkas maupun jeroan berupa paru-paru, hati, dan jantung.

淒aging layak dikonsumsi bebas dari kontaminasi mikroorganisme dan higienis saat pemotongan. Untuk organ dalam bebas dari Fasciola Gigantica. Apabila ditemukan jumlahnya tidak melebihi batas normal, ungkap mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA Angkatan 2024 itu.

Kebermanfaatan AMPM sangat terasa bagi semua pihak yang terlibat. Mahasiswa dapat mengasah pengalaman dan keterampilan dalam pemeriksaan hewan kurban. Masyarakat juga mendapatkan jaminan daging hasil penyembelihan aman, sehat, dan layak untuk konsumsi. Peran lainnya yaitu mencegah penularan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia dan penerapan animal welfare. Maka dari itu, mendukung kesejahteraan hewan dengan memastikan hewan yang disembelih berada dalam kondisi yang tidak menyiksa atau sakit parah.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT