51动漫

51动漫 Official Website

Kembangkan Produk Olahan Ikan Asap, SALMON FPK UNAIR Kembangkan Potensi Desa Penatarsewu

Proses pembuatan sambal ikan asap. (Foto: Tim SALMON FPK UNAIR).
Proses pembuatan sambal ikan asap. (Foto: Tim SALMON FPK UNAIR).

UNAIR NEWS – Dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi, (BEM) (FPK) 51动漫 (UNAIR) melaksanakan program pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat itu dilaksanakan pada Sabtu, (12/6/25) di Desa Penatarsewu, Sidoarjo bertajuk BERKAH (Berdayakan Ikan Asap Jadi Berbagai Olahan Hebat). 

Program yang menjadi rangkaian dari pengabdian masyarakat SALMON (Social and Learning Activity with Morality for Nation) bekerjasama dengan FPC (Fisheries Processing Club). Dalam kesempatan itu mahasiswa FPK memberikan materi terkait diversifikasi produk perikanan dan pemanfaatan limbah, serta praktek pengolahan ikan asap menjadi sambal. 

Kegiatan ini diawali dengan pemberian materi terkait diversifikasi produk perikanan yang menjurus pada pengolahan ikan asap menjadi produk sambal yang dapat meningkatkan nilai ekonomis produk. Dalam kegiatan itu juga mengajak masyarakat Penatarsewu untuk mempraktekkan secara langsung pembuatan sambal ikan asap.

Daffa Aufafitra Pambudi, kepala bidang ekonomi SALMON 2025 menyampaikan bahwa selama kegiatan pengabdian masyarakat tersebut warga Penatarsewu sangat antusias mengikuti berbagai materi dan pelatihan yang diberikan dari tim SALMON dan FPC FPK UNAIR. Hal tersebut  dapat terlihat dari respon warga yang aktif dalam sesuai materi maupun praktik.

淩espon warga Penatarsewu terhadap kegiatan pembuatan sambal ikan asap menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat sesi pemaparan materi diversifikasi produk olahan hasil perikanan serta workshop pembuatan sambal ikan asap. Warga aktif bertanya dan mendiskusikan berbagai permasalahan seputar pengolahan ikan, ungkapnya.

Produk hasil pembuatan sambal ikan asap di Desa Penatarsewu. (Foto: Tim SALMON FPK UNAIR).

Daffa menyebut bahwa kegiatan itu memberikan banyak manfaat bagi warga Penatarsewu yang salah satunya yaitu dalam meningkatkan potensi pemanfaatan limbah ikan yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai ekonomis. Hal tersebut tentunya selain mampu meningkatkan perekonomian warga Penatarsewu, juga dapat meningkatkan efisiensi produksi hasil perikanan.

淪ecara keseluruhan, kegiatan ini telah berhasil memberikan edukasi awal bagi warga untuk lebih kreatif dalam mengembangkan produk olahan perikanan yang berpotensi meningkatkan nilai tambah dan perekonomian desa. Selain itu pelatihan ini juga berpotensi dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan lapangan pekerjaan yang layak, ungkapnya.

Daffa menambahkan harapan kedepannya setelah dilaksanakan kegiatan ini yaitu ilmu yang telah diberikan kepada warga dapat diimplementasikan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kreativitas terhadap diversifikasi produk olahan hasil perikanan dan meningkatkan perekonomian warga desa.

淗arapannya hasil dari kegiatan ini tidak hanya berhenti pada praktek saat kegiatan saja, namun dapat terus berlanjut dan memberikan dampak pada peningkatan ekonomi warga. Kami juga berharap kedepannya hasil olahan ini dapat dipasarkan secara luas dengan branding yang baik dan dapat menjadi ciri khas daerah, pungkasnya. 

Penulis: Rifki Sunarsis Ari Adi

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT