51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Kenalkan Robotika Sejak Dini, BBK 7 Lawanganagung Dorong SDG 4 dan

UNAIR NEWS “ Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut adanya pengenalan
sejak dini agar anak-anak tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami cara kerja
teknologi di sekitarnya. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa Belajar Bersama
Komunitas (BBK) 7 51¶¯Âþ melaksanakan program edukasi bertajuk E-
ROKIDS (Electronic Robot for Kids) di Desa Lawanganagung.
Program E-ROKIDS merupakan kegiatan pengenalan robotika dasar bagi siswa sekolah dasar
yang dilaksanakan di MI Ulwiyah Sidowayah dan SDN Lawanganagung pada Sabtu
(17/01/2026). Melalui media robot mobil remote control (RC car) yang dirakit dan diprogram
secara mandiri, kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran teknologi yang sederhana,
aplikatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam Pelaksanaannya, E-ROKIDS memadukan pemaparan materi dan praktik langsung
dalam satu rangkaian kegiatan. Materi disampaikan melalui poster edukatif yang menjelaskan
komponen utama robot RC car, seperti Arduino Uno, modul Bluetooth HC-06, driver motor
L298N, motor DC, baterai, serta aplikasi Android, dengan bahasa yang sederhana. Untuk
mempermudah pemahaman, setiap komponen dianalogikan dengan sistem tubuh manusia, di
mana mikrokontroler sebagai otak, baterai sebagai sumber energi, motor sebagai otot
penggerak, dan aplikasi Android sebagai tangan pemberi instruksi. Kegiatan kemudian
dilanjutkan dengan demonstrasi robot RC car dan praktik langsung oleh siswa menggunakan
ponsel Android secara bergantian. Pendekatan ini mendorong keaktifan siswa serta
membantu mereka memahami hubungan sebab-akibat dalam sistem kerja robot secara lebih
mudah dan menyenangkan.
Respons dan Dampak Program E-ROKIDS
Pelaksanaan program E-ROKIDS mendapat respons positif dari orang tua dan warga desa
yang mengetahui berlangsungnya kegiatan. Mereka menilai bahwa pengenalan teknologi
sejak dini sangat dibutuhkan, khususnya di lingkungan pedesaan yang masih memiliki
keterbatasan akses pembelajaran teknologi. Salah satu warga desa menyampaikan, œDi desa

ini sudah mulai banyak peminat mengenai bidang robotika, namun fasilitatornya belum ada.
Pernyataan tersebut mencerminkan adanya kebutuhan akan pendampingan dan edukasi
teknologi yang lebih terarah bagi anak-anak.
Selain mendapatkan dukungan dari warga, program ini juga menunjukkan dampak positif
bagi siswa. Antusiasme dan rasa ingin tahu yang tinggi terlihat selama kegiatan berlangsung,
terutama saat siswa terlibat langsung dalam praktik pengendalian robot. Pendekatan
pembelajaran berbasis praktik langsung dinilai mampu meningkatkan pemahaman siswa
terhadap konsep dasar teknologi dan sistem kerja robot.
Program E-ROKIDS mendukung SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas
pembelajaran dan literasi teknologi sejak dini, serta sejalan dengan SDGs 9 (Industry,
Innovation, and Infrastructure) melalui pengenalan inovasi teknologi sederhana kepada siswa
sekolah dasar. Diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan
edukasi robotika yang berkelanjutan dan lebih terfasilitasi di lingkungan desa. #SDG3

QualityEducation #SDG9 #IndustryInnovationInfrastrusture #SDGsUNAIR

Penulis : Mahasiswa BBK 7 UNAIR

AKSES CEPAT