UNAIR NEWS-Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Desa Buluagung telah melakukan program kerja yang berkesinambungan dengan bidang garap lingkungan yaitu BERSERAMA (Bersih-Bersih Pantai Parang Semar). Kegiatan ini secara garis besar mengajak masyarakat Desa Buluagung terutama Dusun Purwosari untuk melakukan kerja bakti membersihkan Pantai Parang Semar. Dalam pelaksanaannya, kerja bakti ini dihadiri oleh belasan orang yang berasal dari pengurus pantai, masyarakat Dusun Purwosari, dan juga perwakilan GKJW Jemaat Purwosari. Kerja bakti tersebut berjalan lancar dan masyarakat berantusias melaksanakan hal tersebut.

Mahasiswa KKN-BBK 7 UNAIR melakukan foto bersama setelah kegiatan BERSERAMA
(Foto: Tim Dokumentasi)
Parang Semar sebagai ikon Desa Buluagung
Pantai Parang Semar adalah destinasi wisata yang menjadi unggulan dari Desa Buluagung. Letak pantai tersebut berada di selatan Desa Buluagung, yaitu ada di Dusun Purwosari. Keindahan Pantai Parang Semar terletak pada pulau kecil di tengah yang menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, di sana juga menjadi muara dari sungai yang mengalir di desa tersebut. Pada awalnya, pantai tersebut dikelola dengan baik dan memiliki volume pengunjung yang banyak setiap harinya. Namun, hal tersebut tidak dapat bertahan lama karena disebabkan oleh pandemi Covid-19. Menurut Pak Bambang selaku pengurus Pantai Parang Semar, untuk melakukan revitalisasi pantai dirasa cukup sulit dikarenakan membutuhkan dana yang cukup besar dalam pengerjaannya. Namun, beliau tetap optimis bahwa kedepannya pantai tersebut akan ramai pengunjung kembali ketika sudah direvitalisasi.
Pemberian tempat sampah sebagai hadiah simbolis dalam tahap awal revitalisasi pantai
Ketika selesai melakukan kerja bakti, kelompok KKN-BBK 7 Desa Buluagung menyerahkan hadiah simbolis berupa dua tempat sampah, yaitu sampah organik dan non-organik. Hadiah tersebut diterima dengan baik oleh perwakilan masyarakat Dusun Purwosari, seperti pengurus Pantai Parang Semar. Selain pengurus pantai, ada juga perwakilan dari pengurus GKJW Jemaat Purwosari. Seperti yang diketahui, Dusun Purwosari merupakan dusun dengan mayoritas umat Kristen sehingga peran gereja dalam masyarakat juga besar. Bahkan, pendeta dari GKJW Jemaat Purwosari juga hadir dan ikut membantu membersihkan pantai.
Sebuah realisasi dari SDGs nomor 13
Kegiatan bersih-bersih Pantai Parang Semar merupakan penerapan langsung SDGs nomor 13 yaitu climate action. Sesuai dengan namanya, SDGs nomor 13 ini berfokus pada mengurangi risiko bencana. Kegiatan bersih-bersih pantai dianggap dapat mengurangi risiko bencana karena sampah-sampah yang ada tidak tersumbat yang mengakibatkan bencana seperti banjir. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus memperindah pantai agar membantu masyarakat dalam revitalisasi pantai.
Penulis: BBK 7 Desa Buluagung Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi





