UNAIR NEWS Berbicara mengenai kesehatan gigi dan mulut tentu berhubungan dengan upaya menjaga gigi menjadi lebih baik. Kendati tidak merenggut nyawa, namun kesehatan gigi dan mulut merupakan cerminan dari tubuh yang sehat.
Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) 51动漫 (UNAIR) Dr Agung Sosiawan drg MKes menyebut masalah gigi dan mulut terkait jaringan gigi, gigi itu sendiri, dan kuman dalam tubuh. Menurutnya, proses sikat gigi yang tidak sempurna menjadi penyebab utama timbulnya berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut sebagai berikut.
1. Gigi Berlubang
Gigi berlubang atau karies ditandai melalui gigi yang rusak membentuk lubang kecil yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Apabila tidak segera ditangani, maka lubang gigi akan semakin besar sehingga infeksi mencapai saraf gigi dan menyebabkan gigi menjadi mati.
淚nfeksi bakteri itu dari kondisi rongga mulut yang asam akibat makanan kariogenik yaitu makanan yang memiliki ciri-ciri PH rendah, mengandung gula tinggi, dan lengket, ungkap dr Agung dalam Pameran Arsip Pandemi Covid-19 UNAIR, Senin (9/1/2023).
2. Karang Gigi
Karang gigi muncul karena adanya deposit plak atau sisa makanan yang mengandung mikroorganisme. Dekan FKG UNAIR ini menyarankan sebaiknya menggosok gigi dilakukan setelah makan agar menghilangkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi.
3. Peradangan Gusi
Penumpukan plak rupanya dapat menyebabkan gusi mengalami peradangan. Bahkan, plak yang terbentuk dari kumpulan bakteri tersebut bisa masuk ke peredaran darah dan menimbulkan penyakit seperti sinusitis.
4. Bau Mulut dan Sariawan
Luka yang tidak diperbaiki pada area gigi berpotensi menimbulkan pendarahan hingga infeksi. Infeksi inilah yang menjadi penyebab bau mulut. Sementara sariawan umumnya akibat kekurangan vitamin C dalam tubuh.
5. Penyakit Berbahaya
Gejala sariawan disertai pendarahan yang tak kunjung sembuh juga menunjukkan tanda dari penyakit kanker rongga mulut. Siapa sangka kebiasaan jarang gosok gigi ternyata membawa dampak buruk antara lain infeksi jantung (endokarditis) dan kesehatan janin yang dilihat dari kebersihan gigi ibu.
Pencegahan
Upaya menjaga kesehatan gigi yang paling sederhana adalah memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat. Selain itu, dr Agung berharap peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan sikat gigi tiga kali sehari, flossing gigi, menggunakan obat kumur, serta memeriksakan gigi setiap 6 bulan sekali secara rutin.
淛agalah kesehatan gigi dan mulut kita karena melalui rongga mulut sebenarnya itu entry point dari masuknya penyakit ke dalam tubuh, misalnya makanan sehingga menimbulkan masalah sistemik seperti diabetes. Dan melakukan perawatan sebagai preventif, pungkasnya.
Penulis: Sela Septi Dwi Arista
Editor: Nuri Hermawan





