51动漫

51动漫 Official Website

Ketika Adaptasi dan Validitas Alat Ukur Menggunakan Dasar Linguistik dan Psikometri

Ilustrasi UNAIR NEWS

Artikel ini ingin menunjukkan bagaimana ketika adaptasi dan validitas alat ukur College Self-Efficacy Inventory (CSEI) dilakukan. Meskipun terdapat banyak adaptasi budaya terhadap College Self-Efficacy Inventory (CSEI) secara global, penelitian di Indonesia masih terbatas, yang menggarisbawahi perlunya perangkat yang tervalidasi secara budaya. Studi yang dilakukan ini bertujuan untuk mengadaptasi dan memvalidasi CSEI untuk konteks Indonesia melalui penilaian bertahap terhadap validitas isi, proses respons melalui wawancara dan struktur internal. Adaptasi ini melibatkan penerjemahan oleh empat penerjemah dwibahasa, validasi isi oleh lima pakar, wawancara kognitif dengan tujuh mahasiswa, dan pengambilan sampel praktis dari 349 mahasiswa S1. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa CSEI Indonesia berhasil mempertahankan struktur tiga faktor yang mencakup dimensi kursus, teman sekamar, dan efikasi diri sosial. Meskipun valid dan reliabel, penyempurnaan lebih lanjut pada dimensi kursus dan teman sekamar direkomendasikan karena beban faktor yang lebih rendah dan potensi ketidaksesuaian budaya.

Bukti bahwa adaptasi alat ukur itu tidak dapat lepas dari factor budaya. Contohnya dalam studi ini berhasil mengadaptasi dan memvalidasi College Self-Efficacy Inventory (CSEI) untuk digunakan di kalangan mahasiswa S1 Indonesia. CSEI yang telah disempurnakan, terdiri dari 13 item, yang mencakup dimensi perkuliahan, teman sekamar dan efikasi diri sosial, menunjukkan sifat psikometrik yang lebih kuat dibandingkan skala 20 item awal. CSEI ini menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi. Temuan-temuan utama menyoroti peran penting nuansa budaya, khususnya terkait interaksi sosial, hubungan teman sekamar, dan ekspektasi akademik, dalam membentuk persepsi efikasi diri di kalangan mahasiswa Indonesia. Studi ini berkontribusi secara signifikan terhadap pengetahuan yang ada dengan mengonfirmasi sifat multidimensi dan spesifik budaya dalam konteks pendidikan tinggi Indonesia.

 Temuan studi ini memberikan bukti kuat mengenai validitas dan reliabilitas College Self-Efficacy Inventory (CSEI) dalam konteks pendidikan tinggi Indonesia. Proses adaptasinya berhasil memastikan kesetaraan konseptual, linguistik, dan budaya, sehingga instrumen ini cocok untuk lingkungan akademik local. Sedangkan secara praktis, skala yang telah divalidasi ini memungkinkan para pendidik dan konselor untuk mengidentifikasi kebutuhan efikasi diri mahasiswa secara efektif, sehingga memfasilitasi intervensi akademik dan sosial yang terarah. Dengan demikian jika pengajar dan konselor  ingin mengetahu bagaimana keyakinan diri mahasiswa terhadap dirinya, alat ukur CSEI ini dapat digunakan.

Penulis: Dr. Dewi Retno Suminar, Dra., M.Si.

AKSES CEPAT