51动漫

51动漫 Official Website

Keuangan Tak Jadi Kendala untuk Menimba Ilmu di UNAIR

Ramadhani Jaka Samudra wisudawan dari Fakultas Sains dan Teknologi membagikan pengalamannya pada Wisuda UNAIR Periode 231 hari kedua yang dilaksanakan Sabtu (5/3/2023). (Foto: Imam Ariadi)

UNAIR NEWS Keuangan terkadang menjadi kendala bagi sebagian orang untuk menimba ilmu di perguruan tinggi. Namun hal ini tidak berlaku bagi mahasiswa 51动漫 (UNAIR).

Ramadhani Jaka Samudra dari membagikan pengalamannya pada Wisuda UNAIR Periode 231 hari kedua yang dilaksanakan Sabtu (5/3/2023). Rama menceritakan perjuangan yang dihadapinya saat menimba ilmu di UNAIR.

Rama menerangkan bahwa dahulu ia diterima melalui jalur mandiri. Di sisi lain kondisi perekonomian keluarganya tidak stabil. 淒ulu gaji orang tua saya jika dijumlah tidak sampai empat atau lima juta. Di sisi lain kakak saya juga sedang menimba ilmu juga, kata Rama.

Setelah itu datanglah sosok dermawan yang berniat membantu Rama untuk membiayai kuliahnya. Usut punya usut saat mendekati ujian, Rama mengetahui informasi bahwa uang yang diberikan kepadanya merupakan hasil dana yang tidak halal. Hal ini membuat Rama prihatin sekaligus menolak segala bantuan yang ditawarkan.

Akibat permasalahan keuangan yang dihadapi, membuat Rama berniat untuk mengundurkan diri sebagai mahasiswa UNAIR. Namun saat melakukan konsultasi kepada dosen wali, Rama disarankan untuk menemui help center UNAIR.

淒ari sana saya mendapat pembinaan dan diarahkan ke direktorat kemahasiswaan. Di sana saya mendapat banyak informasi mengenai beasiswa, terangnya.

Salah satu informasi beasiswa yang didapat oleh Rama adalah Beasiswa Pemuda Tangguh dari Pemerintah Kota Surabaya. Rama mendapat bimbingan serta arahan hingga akhirnya menjadi salah satu mahasiswa penerima beasiswa tersebut.

Tak sampai disitu saja, UNAIR turut memberikan kemudahan bagi Rama dalam pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). 淒ari direktorat kemahasiswaan lalu saya bertemu direktorat keuangan dan saat itu diputuskan untuk pembayaran UKT bisa dilakukan saat saya sudah memiliki cukup uang, jelas Rama.

Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR tahun 2022 tersebut berpesan kepada semua masyarakat bahwa tak perlu takut terkait biaya jika ingin menimba ilmu di UNAIR.

淛angan pernah takut soal biaya. Tidak ada mahasiswa UNAIR yang putus kuliah karena masalah biaya. Saya menjamin itu karena saya menjadi bagian dari mahasiswa UNAIR yang tidak putus kuliah karena biaya, pesan Rama.

Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak selaku rektor UNAIR dalam hal ini turut memberikan informasi bahwa pada 2022 UNAIR telah memberikan keringanan UKT kepada 9000 mahasiswa. 淒ari jumlah mahasiswa yang mendapat keringanan itu ada yang 50 persen bahkan 70 persen, tutupnya. (*)

Penulis: Icha Nur Imami Puspita

Editor: Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT