51动漫

51动漫 Official Website

Khasiat Ekstrak Buah Okra Terhadap Ekspresi Faktor Pertumbuhan pada Luka Bekas Pencabutan Gigi

Foto by Hello Sehat

Proses penyembuhan luka melibatkan serangkaian kegiatan perbaikan kerusakan. Kadar glukosa darah yang tinggi yang terus menerus dapat menyebabkan proses keradangani yang berkepanjangan yang mengakibatkan terjadinya terganggunya fungsi sel fibroblas pada saat proses penyembuhan luka pada pasien diabetes yang mengakibatkan penurunan ekspresi faktor pertumbuhan (TGF-尾1).

Ekspresi TGF-尾1 memainkan peran penting dalam penyembuhan luka karena berfungsi untuk meningkatkan proliferasi, pembentukan kolagen, dan diferensiasi fibroblas pada fase proliferasi pada saat penyembuhan luka. Selain itu, TGF-尾1 juga berperan dalam pembentukan sekresi matriks ekstraseluler (ECM) dan yang berhubungan dengan proliferasi morfologi, diferensiasi sel mononuklear, dan osteosit. TGF-尾1 terlibat juga dalam proses angiogenesis dengan meningkatkan regulasi faktor pertumbuhan endotel vaskular (VEGF). Selama proses penyembuhan luka. Buah okra memiliki sifat antioksidan, antiinflamas dan antidiabetes. Kualitas antioksidan okra sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan luka untuk menghilangkan efek radikal bebas (ROS). anti-inflamasi buah okra menurunkan produksi mediator proinflamasi, seperti oksida nitrat dan ROS, dan produksi faktor nekrosis tumor alfa (TNF-伪) dan interleukin-1 beta (IL-1尾). Flavonoid yang terdapat pada buah okra juga berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah karena kandungan isoquercetinnya.

Pada penelitian ini, 24 ekor tikus wistar jantan umur 2-3 bulan dengan berat badan 150-200 g diadaptasi dalam kandang yang sama pada suhu 25掳C 卤 2掳C. Tikus Wistar sebanyak 24 ekor dibagi menjadi dua kelompok (kelompok kontrol dan kelompok perlakuan). Prosedur pemeriksaan histologis dimulai dengan memasukkan jaringan ke dalam buffer formalin (larutan formalin 10% dalam phosphate-buffered saline [PBS] pH 7) untuk difiksasi,  setelah Itu jaringan dipotong dengan panjang 4-6 mm pada slide kaca. Pewarnaan imunohistokimia positif didefinisikan sebagai deteksi kromogen coklat dari pewarnaan DAB Chromogen (Scy Tech Laboratories Inc., US) di tepi nukleus yang diwarnai hematoxylin yang didistribusikan dalam sitoplasma atau membran sel plasma dan dianalisis di bawah mikroskop cahaya dengan 脳1000 pada 20 lapang pandang. Ekspresi TGF-b1 akan terlihat positif, sel imunoreaktif dengan warna kekuningan sampai coklat, sedangkan sel negatif akan sesuai dengan pewarna counterstain yang digunakan.

Ekspresi TGF-尾1 pada hari ke 3, 5, dan 7 pada jaringan soket tikus Wistar yang disiapkan dengan DM dihitung menggunakan mikroskop cahaya dengan x400 pada empat bidang visual. Ekspresi TGF-尾1tampak sebagai gradien noda kuning hingga coklat. dapat dilihat bahwa pada hari ke-3, kelompok P01 menunjukkan peningkatan jumlah ekspresi TGF-尾1 dibandingkan dengan kelompok KO1. Pada hari ke-5, PO2 menunjukkan peningkatan jumlah ekspresi TGF-尾1 dibandingkan dengan kelompok K. Pada hari ke-7, PO3 menunjukkan peningkatan jumlah ekspresi TGF-尾1 dibandingkan dengan kelompok KO3. Pemberian ekstrak buah okra dapat meningkatkan jumlah TGF-尾1 pada luka cabut gigi tikus Wistar penderita DM.

Penulis: Dr. Muhammad luthfi, drg., M.Kes

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Luthfi M, Yuliati, Wijayanti EH, Razak FB, Irmalia WR. 2021. The efficacy of okra fruit extract on the expression of transforming growth factor beta 1 in the tooth socket of diabetic Wistar rats. Dent Res J;18:91.

AKSES CEPAT